Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Ayam Ras dan Ikan Kembung Kerek Nilai Tukar Petani Lampung Tembus Level 130

    Ayam Ras dan Ikan Kembung Kerek Nilai Tukar Petani Lampung Tembus Level 130

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    05/01/2026
    in Ekonomi
    Ayam Ras dan Ikan Kembung Kerek Nilai Tukar Petani Lampung Tembus Level 130

    Ilustrasi-Pergerakan harga komoditas ayam ras dan ikan kembung menjadi penopang utama kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung pada Desember 2025. Foto: Arsip Lappung/I

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Sektor peternakan dan perikanan tangkap memberikan kontribusi positif terhadap daya beli petani di Provinsi Lampung menjelang pergantian tahun.

    Kenaikan harga komoditas strategis seperti ayam ras dan ikan kembung menjadi salah satu pemicu naiknya Nilai Tukar Petani (NTP) Lampung pada Desember 2025.

    Baca juga : Lumbung Pangan Lampung: Strategi Rahmat Mirzani Djausal Tekan Angka Kemiskinan Petani

    BPS Provinsi Lampung mencatat, NTP gabungan provinsi ini bertengger di angka 130,15, atau naik sebesar 0,64 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

    Kenaikan itu menjadi sinyal positif bahwa indeks harga yang diterima petani (pendapatan) tumbuh lebih cepat ketimbang indeks harga yang harus mereka bayarkan (pengeluaran).

    Kenaikan NTP di subsektor Peternakan (NTP-T) dan Perikanan Tangkap (NTN) kali ini sangat dipengaruhi oleh mekanisme pasar klasik, permintaan tinggi di tengah pasokan yang terbatas.

    Pada subsektor peternakan, indeks harga yang diterima petani naik 0,55 persen. Komoditas ayam ras pedaging menjadi primadona.

    “Harga komoditas ini (ayam ras) mengalami peningkatan karena pasokan yang sedikit dan naiknya permintaan,” ungkap laporan resmi BPS Lampung, Senin, 5 Januari 2026.

    Tren serupa terjadi di laut. Nelayan perikanan tangkap menikmati kenaikan NTP sebesar 0,57 persen.

    Ikan kembung, yang menjadi lauk populer masyarakat, mengalami kenaikan harga di tingkat nelayan.

    Hal ini tidak terlepas dari faktor musim, berlalunya musim panen membuat ketersediaan pasokan ikan kembung menurun, sehingga harga terkerek naik secara alami.

    Meski ayam dan ikan memberikan andil, lonjakan tertinggi secara persentase sebenarnya terjadi di subsektor Hortikultura. NTP Hortikultura melesat tajam hingga 5,64 persen.

    Komoditas pemicunya adalah kelompok cabai baik cabai merah, rawit, maupun hijau yang harganya melambung akibat pasokan yang menipis di tengah permintaan akhir tahun yang meningkat.

    Baca juga : Nasib Petani Singkong Lampung dan Perjuangan Gubernur Mirza Melawan Tirani Impor

    Sementara itu, subsektor Tanaman Pangan juga mencatat kinerja positif dengan kenaikan NTP 1,62 persen berkat naiknya harga gabah pasca berlalunya musim panen raya.

    Kendati pendapatan petani naik, mereka juga menghadapi tantangan inflasi perdesaan.

    Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Lampung pada Desember 2025 tercatat naik 1,35 persen.

    Kenaikan pengeluaran ini dominan disebabkan oleh naiknya harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,06 persen.

    Artinya, meski petani menikmati harga jual produk yang lebih tinggi, mereka juga harus merogoh kocek lebih dalam untuk kebutuhan konsumsi harian dapur mereka sendiri.

    Di sisi lain, tidak semua petani tersenyum lebar. Petani perkebunan rakyat dan pembudidaya ikan justru mengalami penurunan nilai tukar.

    NTP Perkebunan Rakyat terkoreksi 0,50 persen akibat turunnya harga kelapa, sementara pembudidaya ikan tertekan penurunan harga udang payau akibat banjirnya pasokan di pasar.

    Secara keseluruhan, kinerja sektor pertanian Lampung di penghujung 2025 tetap impresif.

    Hal ini tecermin dari Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) indikator yang mengukur profitabilitas produksi tanpa menghitung konsumsi rumah tangga yang naik lebih tinggi, yakni sebesar 1,87 persen.

    Baca juga : HET Pupuk Turun, Petani Lampung Utara Lega

    Tags: Berita Lampung TerkiniBPS LampungEkonomi LampungHarga Ayam RasHarga Ikan KembungInflasi PerdesaanLampungNilai Tukar PetaniNTP LampungPertanian Lampung Desember 2025Petani Lampung SejahteraStatistik Lampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Desember 2025, Inflasi Tahunan Lampung Terkendali di Angka 1,25 Persen

    Next Post

    Diwarnai 2 Kartu Merah, Bhayangkara Presisi Lampung FC Sudahi Perlawanan Dewa United

    Related Posts

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara
    Ekonomi

    Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara, Inilah Daftar Lengkapnya

    28/04/2026
    Siapa Saja 16 Bos Subholding Downstream Pertamina
    Ekonomi

    Siapa Saja 16 Bos Subholding Downstream Pertamina?

    27/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 5 Fakta Sains Jarang Diketahui

      5 Fakta Sains Jarang Diketahui: Tapi Nyata, Nomor 3 Bikin Kaget!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Rahasia Luar Angkasa yang Diungkap Ilmuwan: Menakjubkan!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengungkap Fakta Kalori Sepiring Nasi Putih: Dampaknya bagi Kesehatan?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Inilah 5 Hal Menakjubkan tentang Otak Manusia: Jarang Diketahui Masyarakat Awam

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Inilah 5 Penyebab Obesitas pada Anak: Dampaknya, Upaya Pencegahan dan Penanganannya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Faktor Risiko Obesitas pada Anak: Penyebab, Dampak, dan Cara Mencegahnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved