Lappung – Bayi penderita sirosis hati di Bandarlampung berharap ada bantuan dari pemerintah.
Seorang bayi yang menderita sirosis hati, kondisi medis yang jarang terjadi pada usia sangat muda, telah meminta bantuan dari Pemerintah Kota Bandarlampung.
Baca juga : Arinal Djunaidi Beri Bantuan Kaki Palsu
Bayi berusia 1 tahun 7 bulan bernama Ahmad Rafaeyza Nilam, telah dinyatakan menderita sirosis hati oleh tim medis.
Sirosis hati adalah penyakit serius yang merusak jaringan hati dan dapat mengancam jiwa.
Untuk menyelamatkan nyawanya, Ahmad membutuhkan transplantasi hati yang mendesak.
Saat ini, Ahmad Rafaeyza Nilam, masih terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek, Kota Bandarlampung.
Putra pasangan Robby Cahaya dan Arafah ini, diketahui menderita penyakit pengerasan hati atau sirosis hati sejak usianya masih 2 bulan.
“Kami baru tahu, kalau Rafaeyza memiliki penyakit sirosis hati saat di diagnosa dokter, sejak usianya dua bulan,” kata Arafah, Senin, 4 September 2023.
Menurutnya, penyakit sirosis hati yang diderita putranya tersebut diketahui, setelah diperiksa oleh dokter di RSUD A Dadi Tjokrodipo Bandarlampung.
Baca juga : Pemerintah Desa Tanjung Agung Salurkan Bantuan Beras
Namun, kata Arafah, karena tidak ada peralatan kesehatan untuk penyakit sirosis hati di RSUD A Dadi Tjokrodipo, maka dirujuk ke RSUDAM.
Lanjutnya, setelah sampai di RSUDAM, pihak dokter menyatakan bahwa penyakit yang diderita putranya cukup langka, dan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) Cipto Mangunkusumo Jakarta.
Arafah mengakui, karena faktor ekonomi sampai anaknya berusia 1 tahun 7 bulan, belum membawanya ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.
“Sampai saat ini, kami belum membawa Rafaeyza ke RS Cipto Mangunkusumo, karena keterbatasan biaya untuk berangkat ke Jakarta.
“Suami saya kerjanya serabutan, jadi kalau mau ke Jakarta kami belum mampu,” tambah Arafah.
Bahkan, sejak 2 minggu, kondisi kesehatan anaknya semakin parah. Karena, Rafaeyza sempat mengalami muntah darah dan buang air besar (BAB) berdarah.
Baca juga : Bayi Penderita Hidrosefalus Dapat Bantuan Bupati Lamtim
“Saat ini, kalau penyakitnya kambuh. Rafaeyza, kami bawa ke RSUDAM. Karena, untuk dibawa ke Jakarta keluarga kami tidak ada biayanya,” ungkap Arafah.
Untuk itu, Arafah bersama suaminya berharap ada bantuan dari Pemkot Bandarlampung dan Pemprov Lampung, untuk membawa Rafaeyza berobat ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.
Bayi penderita sirosis hati di Bandarlampung berharap bantuan
Sekadar informasi, saat ini Rafaeyza bersama keluarganya tinggal di Jalan Pulau Pisang, Perumahan Korpri Raya, Kecamatan Sukarame, Kota Bandarlampung.
Bagi dermawan atau donatur yang ingin membantu bisa langsung mendatangi kediamannya, atau menghubungi di nomor 085271553456 (Arafah).
Informasi Rafaeyza mengingatkan kita akan pentingnya sistem kesehatan yang inklusif dan dukungan bagi keluarga yang berjuang menghadapi situasi krisis medis seperti ini.
Semoga Rafaeyza segera mendapatkan perawatan yang dia butuhkan dan pulih sepenuhnya.
Baca juga : Faisol Riza Salurkan PIP Murid SD Pasuruan





Lappung Media Network