Lappung – Provinsi Lampung memasuki babak baru dalam peta sepak bola nasional.
Kehadiran klub Liga 1, Bhayangkara Presisi Lampung FC (BPL FC), yang resmi memindahkan markasnya ke Bandarlampung, tidak hanya menjadi kabar gembira bagi para pencinta bola, tetapi juga diyakini akan menjadi motor penggerak ekonomi dan simbol identitas baru bagi masyarakat di Bumi Ruwa Jurai.
Baca juga : Borong Pemain, Bhayangkara Presisi Lampung FC Pamer Kekuatan dengan 11 Legiun Asing
Kepindahan yang ditandai dengan penandatanganan MoU antara manajemen klub dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung ini dipandang sebagai langkah strategis untuk pembangunan daerah melalui jalur olahraga profesional.
Berdasarkan analisis dan pengalaman dari kota-kota lain yang memiliki klub Liga 1 seperti Sleman (PSS), Malang (Arema), dan Makassar (PSM), kehadiran BPL FC diproyeksikan akan membawa dampak ekonomi yang signifikan.
Potensi Perputaran Uang
Menurut pemerhati pembangunan, Mahendra Utama, setiap pertandingan kandang sebuah klub Liga 1 berpotensi menghasilkan perputaran uang antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar.
“Dengan estimasi 17 laga kandang dalam satu musim kompetisi, kehadiran BPL FC berpotensi menciptakan perputaran uang langsung di Bandarlampung sekitar Rp8 miliar hingga Rp12 miliar per tahun,” jelasnya, Jumat, 25 Juli 2025.
Geliat ekonomi ini diperkirakan akan dirasakan langsung oleh berbagai sektor, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Baca juga : Bau Messi di Lampung, Bhayangkara FC Rekrut Penyerang Jebolan Inter Miami
Para pedagang kuliner, penyedia jasa transportasi lokal, usaha percetakan, hingga penjual merchandise di sekitar Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, diprediksi akan menjadi pihak yang paling diuntungkan.
Selain itu, proses renovasi Stadion Sumpah Pemuda yang tengah berjalan tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga telah membuka lapangan kerja padat karya bagi masyarakat lokal.
Pemersatu dan Kebanggaan
Di luar aspek ekonomi, kehadiran BPL FC diharapkan mampu menjadi simbol pemersatu dan menumbuhkan kebanggaan kolektif baru bagi masyarakat Lampung yang beragam.
Sepak bola diyakini mampu meleburkan sekat-sekat sosial, etnis, dan agama dalam satu semangat dukungan untuk tim daerah.
“Dalam stadion, yang ada hanyalah semangat mendukung lambang kebanggaan bersama.
“Lampung kini memiliki simbol baru yang bisa menyatukan identitas lokal melalui jalur olahraga,” ujar Mahendra.
Lebih jauh lagi, kehadiran klub profesional ini diharapkan dapat memicu tumbuhnya Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi lokal yang berkualitas.
Hal ini membuka jalan bagi anak-anak muda Lampung untuk meniti karier sebagai pesepakbola profesional di tanah kelahiran mereka sendiri.
Peran Kunci di Balik Layar
Langkah strategis ini tidak terlepas dari peran kepemimpinan yang jeli melihat peluang.
Baca juga : Mesin Gol Kembali, Spaso Resmi Pimpin Lini Depan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Liga 1
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dinilai memainkan peran sentral dalam merespons cepat tawaran dari Bhayangkara FC untuk ber-homebase di Lampung.
Di sisi lain, tokoh muda Lampung, Yoga Swara, juga disebut sebagai figur kunci yang menjadi jembatan antara semangat anak muda daerah dengan inisiatif para pemangku kepentingan.
Komitmennya dalam mengawal proses relokasi hingga konsolidasi publik menunjukkan adanya regenerasi kepemimpinan yang responsif.
Tantangan
Meski euforia tengah melanda, berbagai pihak mengingatkan agar momentum ini tidak berhenti sebagai perayaan sesaat.
Tantangan ke depan adalah menjaga keberlanjutan dampak positif dari kehadiran BPL FC.
Pemerintah daerah diharapkan dapat menjamin stadion tetap menjadi ruang publik yang inklusif dan terawat.
Sementara itu, pihak klub didorong untuk serius dalam melibatkan talenta-talenta lokal melalui program pembinaan usia dini yang terstruktur.
Dengan komitmen bersama, Bhayangkara Presisi Lampung FC diharapkan tidak hanya menjadi sebuah klub sepak bola, tetapi juga menjadi akselerator pembangunan, simbol persatuan, dan kebanggaan yang berakar kuat di hati masyarakat Lampung.
Baca juga : Asprov PSSI Libatkan Bhayangkara FC dan Timnas Latih SSB Se-Lampung
