Lappung – Bukan barak tapi Wagub Lampung ingin masjid jadi solusi kenakalan remaja.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mendorong pendekatan yang lebih humanis dalam membina karakter generasi muda, khususnya dalam menangani masalah kenakalan remaja.
Baca juga : Kobarkan Semangat Kartini, Wagub Jihan Ajak Perempuan Bangun Lampung
Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Lampung.
Dalam pertemuan tersebut, Wagub Jihan menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual anak muda.
Ia mengusulkan agar program-program pembinaan remaja di Lampung diarahkan melalui pendekatan keagamaan dan sosial yang lebih membumi.
“Program-program BKPRMI bisa menjadi solusi yang lebih humanis untuk menyelesaikan masalah remaja dan pemuda.
Baca juga : Badan Pendapatan Lampung Dikocok Ulang, 14 Pejabat Berganti
“Kalau di Jawa Barat ada program kirim remaja ke barak, maka di Lampung mungkin bisa kita buat program Remaja Kembali ke Masjid,” ujar Jihan, dikutip pada Jumat, 23 Mei 2025.
Menurutnya, masjid memiliki potensi besar sebagai ruang aman dan positif bagi pembinaan generasi muda.
Ia menilai pendekatan berbasis komunitas masjid jauh lebih efektif daripada pendekatan represif yang justru bisa menimbulkan dampak psikologis negatif.
Lebih lanjut, Jihan juga mengapresiasi berbagai program kreatif BKPRMI, seperti pengelolaan Bank Infak dan kegiatan pemberdayaan pemuda masjid.
Baca juga : PLTSa Pertama di Sumatera Selatan Akan Dibangun di Lampung
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan berbasis masjid terus diperkuat untuk menciptakan pemuda yang produktif, berakhlak, dan berdaya saing.
Bukan Barak Wagub Lampung Ingin Masjid Jadi Solusi Kenakalan Remaja
Ketua Umum DPW BKPRMI Lampung, Ahmad Khairudin Syam, menyambut positif arahan Wagub dan menyatakan kesiapan lembaganya untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi.
“BKPRMI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam membina pemuda dan remaja masjid yang unggul, baik secara spiritual maupun sosial,” ujarnya.
Baca juga : SPMB Gantikan PPDB, Ombudsman Lampung Minta Sekolah dan Madrasah Patuh Aturan





Lappung Media Network