Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Cegah Korban Baru, Ini 3 Solusi Mendesak Muhammadiyah Lamtim Atasi Konflik Gajah TNWK

    Cegah Korban Baru, Ini 3 Solusi Mendesak Muhammadiyah Lamtim Atasi Konflik Gajah TNWK

    by Irzon Dwi Darma
    02/01/2026
    in Saburai
    Cegah Korban Baru, Ini 3 Solusi Mendesak Muhammadiyah Lamtim Atasi Konflik Gajah TNWK

    Kawanan gajah liar di Kabupaten Lampung Timur. Foto: Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Tewasnya Kepala Desa Braja Asri, Darusman, dalam upaya menghalau gajah liar, Rabu, 31 Desember 2025, memantik desakan keras terhadap pemerintah pusat.

    Kementerian Kehutanan diminta tidak sekadar reaktif, namun segera merealisasikan infrastruktur pengamanan permanen di zona penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

    Baca juga : Seekor Gajah Jinak di Way Kambas Lampung Dilaporkan Mati

    Pimpinan Majelis Dikdasmen PDM Muhammadiyah Lampung Timur, Ahmad Latiful Mufti, menyebut insiden ini sebagai bukti lemahnya mitigasi konflik satwa di wilayah tersebut.

    Ia menuntut Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, untuk bertanggung jawab penuh dan segera mengambil langkah taktis.

    “Menteri Raja Juli harus melihat ini sebagai prioritas darurat. Jangan menunggu sampai ada nyawa lain yang melayang. Tindakan cepat dan tepat adalah harga mati,” tegas Latiful, Jumat, 2 Januari 2026.

    Menurut Latiful, pola pengusiran manual seperti yang dilakukan almarhum Darusman memiliki risiko fatal yang terlalu tinggi.

    Oleh karena itu, ia menyodorkan 3 skema mitigasi teknis yang wajib segera dieksekusi pemerintah:

    1. Barikade Fisik Permanen: Pemerintah didesak membangun tanggul pembatas (kanal) yang tinggi dan panjang secara permanen. Infrastruktur ini berfungsi sebagai tembok pemisah absolut antara habitat liar TNWK dengan area perkebunan produktif milik warga.
    2. Sistem Deteksi Dini: Pemasangan lampu penerangan berbasis panel surya di sepanjang jalur perlintasan gajah. Fasilitas ini krusial untuk memantau pergerakan satwa saat malam hari, sehingga warga memiliki waktu evakuasi sebelum gajah masuk ke pemukiman.
    3. Legalisasi Pengamanan Warga: Pembentukan dan pengaktifan kembali PAM Swakarsa yang merekrut petani desa penyangga. Satuan ini harus dilegalkan dan dilatih khusus sebagai tim penghalau gajah, bukan sekadar relawan tanpa perlindungan.

    Baca juga : Diseruduk Gajah Saat akan Memancing, Warga Lampung Timur Kritis

    Latiful, yang juga warga setempat, menilai sosok Darusman adalah simbol perlawanan warga terhadap ketidakpastian keamanan di tepian hutan.

    Almarhum dikenal gigih menyuarakan aspirasi ke berbagai tingkat pemerintahan, dari Pemda hingga Kementerian di Jakarta, namun ironisnya justru menjadi korban dari masalah yang ia perjuangkan.

    “Pak Darusman sudah berjuang maksimal. Cukup beliau yang menjadi martir dalam konflik ini. Pemerintah harus menjadikan kejadian ini sebagai titik balik perbaikan sistem,” ujarnya.

    Sebagaimana diketahui, Darusman tewas mengenaskan setelah diamuk gajah liar saat memimpin warganya melakukan penggiringan satwa di perbatasan desa.

    Meski melibatkan tim gabungan TNI-Polri dan Balai TNWK, agresivitas gajah yang terdesak membuat situasi tak terkendali, mengakibatkan sang Kades mengalami luka fatal yang merenggut nyawanya.

    Baca juga : Unik, Jersey Festival Way Kambas Padukan Ikon Gajah dan Situs Purba

    Tags: Ahmad Latiful MuftiBerita Lampung Hari IniDarusmanGajah Liar Lampung TimurKades Braja Asri TewasKementerian KehutananKonflik Gajah ManusiaLampungRaja Juli AntoniSerangan Gajah LiarTaman Nasional Way KambasTNWK
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Stabilisasi 9 Bahan Pokok di Lampung, Bikin Rakyat Tidak Dagdigdug

    Next Post

    Gugatan LBH Bandarlampung: Tunda KUHP Baru atau Hukum Kian Runyam!

    Related Posts

    Saburai

    Tolong Sebarkan! RSUD Bob Bazar Cari Keluarga Jenazah Perempuan Berciri Khusus Ini

    19/02/2026
    Saburai

    Raih Skor 93,15, Tata Kelola Pengadaan Lamsel Terbaik se-Lampung

    24/01/2026
    Saburai

    Puting Beliung Terjang Kalianda, 7 Rumah di Lubuk Lestari Rusak

    20/01/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version