Lappung – Data BPS sebut pengangguran Lampung melandai jadi 4,07 persen tapi perempuan masih tertinggal.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Lampung pada Februari 2025 tercatat sebesar 4,07 persen.
Baca juga : Hari Buruh 2025, Ratusan Ribu Orang Lampung Masih Menganggur
Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 0,05 persen poin dibandingkan dengan TPT Februari 2024.
Meskipun secara umum pengangguran menurun, data menunjukkan bahwa perempuan masih menghadapi tantangan yang lebih besar dalam mendapatkan pekerjaan dibandingkan laki-laki.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menyampaikan bahwa jumlah angkatan kerja di Lampung pada Februari 2025 mencapai 5.085,87 ribu orang, mengalami kenaikan sebanyak 41,83 ribu orang dibandingkan Februari 2024.
Sementara itu, jumlah penduduk yang bekerja juga meningkat menjadi 4.879,06 ribu orang, naik 42,73 ribu orang dari Februari 2024.
“Pengangguran di Lampung pada Februari 2025 berjumlah 206,80 ribu orang, berkurang 0,90 ribu orang dibandingkan Februari 2024,” ujar Ahmadriswan, dikutip pada Selasa, 6 Mei 2025.
Baca juga : Inflasi Lampung April 2025 Capai 2,80 Persen, Lampung Timur Tertinggi
Data BPS: Pengangguran Lampung Melandai Jadi 4,07 Persen Perempuan Masih Tertinggal
Namun, jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, TPT laki-laki pada Februari 2025 sebesar 3,47 persen, lebih rendah dibandingkan TPT perempuan yang mencapai 5,07 persen.
TPT laki-laki mengalami penurunan sebesar 0,14 persen poin dari Februari 2024, sementara TPT perempuan justru mengalami peningkatan sebesar 0,10 persen poin di periode yang sama.
Data BPS juga mencatat Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Lampung Februari 2025 sebesar 71,16 persen, turun 0,35 persen poin dibandingkan Februari 2024.
TPAK laki-laki (87,38 persen) masih lebih tinggi dari TPAK perempuan (54,28 persen), dan keduanya mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja pada Februari 2025 adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, menyerap 46,96 persen tenaga kerja.
Baca juga : BPS: Suku Batak dan Minangkabau Ungguli Pendidikan Sarjana di Indonesia
Sebanyak 29,40 persen penduduk bekerja berada di kegiatan formal, naik 1,90 persen poin dari Februari 2024.
Mayoritas penduduk bekerja di Lampung masih didominasi oleh tamatan SD ke bawah, yaitu sebesar 38,54 persen.
Persentase setengah penganggur dan pekerja paruh waktu juga mengalami peningkatan.
Tingkat setengah pengangguran pada Februari 2025 sebesar 11,85 persen, naik 1,06 persen poin dari Februari 2024.
Pekerja paruh waktu tercatat 31,18 persen, meningkat 0,37 persen poin dari tahun sebelumnya.
Secara regional di Sumatera, TPT Lampung sebesar 4,07 persen menempatkannya pada posisi ketiga terendah setelah Provinsi Bengkulu (3,24 persen) dan Sumatera Selatan (3,89 persen).
TPT tertinggi di Sumatera berada di Provinsi Kepulauan Riau sebesar 6,89 persen.
Baca juga : BPKP: Lampung Peringkat 4 Korupsi Pendidikan





Lappung Media Network