Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Diduga dari Ayam Basi, 51 Siswa di Lampung Utara Keracunan Massal MBG

    Diduga dari Ayam Basi, 51 Siswa di Lampung Utara Keracunan Massal MBG

    by Irjen
    29/09/2025
    in Saburai
    Diduga dari Ayam Basi, 51 Siswa di Lampung Utara Keracunan Massal MBG

    Puluhan siswa dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami keracunan massal usai menyantap hidangan MBG. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 4 Kotabumi, Lampung Utara, berujung petaka.

    Sebanyak 51 siswa dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami keracunan massal usai menyantap hidangan yang dibagikan pada Senin, 29 September 2025 siang.

    Baca juga : MBG Lampung Timur Kembali Telan Korban, Puluhan Siswa Dirawat Usai Keracunan Roti Sosis

    Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, tak lama setelah para siswa mengonsumsi menu MBG.

    Mereka secara serempak mengeluhkan gejala pusing, mual hebat, sakit perut, hingga sesak napas.

    Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan, pihak sekolah bersama guru dan anggota TNI yang berada di lokasi segera mengevakuasi para siswa ke dua rumah sakit terdekat.

    “Total ada 51 siswa yang menjadi korban. Sebanyak 32 siswa dirawat di RSU Handayani, dan 19 siswa lainnya dibawa ke RS Ryacudu Kotabumi,” ujar salah seorang guru yang ikut mengantar siswa.

    Informasi di lapangan menyebutkan, dugaan kuat penyebab keracunan berasal dari menu ayam yang disajikan.

    Menurut sejumlah siswa, lauk ayam tersebut sudah mengeluarkan bau tak sedap dan dinilai tidak layak konsumsi.

    “Ayamnya memang sudah berbau aneh, tapi ada beberapa teman yang tetap memakannya,” kata salah seorang siswa.

    Baca juga : Respons Darurat, LBH Bandarlampung Fasilitasi Gugatan Korban Keracunan MBG 

    Berdasarkan video yang beredar, suasana di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) tampak riuh dipenuhi para siswa berseragam.

    Sejumlah pelajar terlihat sangat lemas, bahkan beberapa di antaranya harus dibantu dengan selang oksigen (nasal kanula) untuk menstabilkan pernapasan.

    Terpisah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara membenarkan adanya insiden keracunan massal ini.

    Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ahmad Alamsyah, menyatakan pihaknya telah menerima laporan lengkap mengenai kejadian tersebut.

    “Benar, telah terjadi peristiwa keracunan yang menimpa siswa SMAN 4 Kotabumi. Gejala muncul setelah siswa menyantap menu MBG yang disediakan pihak sekolah,” kata Ahmad Alamsyah.

    Ia menambahkan, Pemkab akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan investigasi mendalam terhadap penyedia makanan dan pengawasan program MBG.

    Baca juga : Imbas Keracunan Massal, Program Makanan Gratis di Bandarlampung Disetop

    Tags: Ayam BasiBerita LampungBerita Lampung UtaraKeracunan MakananKeracunan MassalKeracunan MBGKotabumiLampung UtaraMakan Bergizi GratisMBGPelajar KeracunanPemkab Lampung UtaraProgram Makan GratisRSU HandayaniSiswa KeracunanSMAN 4 Kotabumi
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Siswa SMP di Pesisir Barat Lampung Tewas Ditusuk Gunting oleh Rekan Sekolah

    Next Post

    Petani Tebu: Manis Panen, Pahit Nasib

    Related Posts

    Saburai

    UPTD KPH Kabupaten Sebagai Garda Depan Pengelolaan Hutan Lestari

    20/06/2026
    Saburai

    Membumikan Perencanaan Hutan Melalui Integrasi Kebijakan di Provinsi Lampung

    20/06/2026
    Saburai

    Bernard dari Nestle Ambil Berkas, Bursa Calon Ketua Apindo Lampung Makin Panas

    19/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Apa Perbedaan AMOLED dan IPS LCD: Mana yang Lebih Baik?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Apa Saja Perbedaan 4G dan 5G? Inilah Penjelasan Lengkapnya yang Wajib Anda Ketahui

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Uji Coba Strategis PTPN I di Kebun Rejosari Natar

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Proyek Sorgum Skala Besar Kerap Mengalami Kegagalan?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengganti Gandum Impor Melalui Diversifikasi Pangan Nasional

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Potensi Emas Hijau: Udang Galah Rawa Jitu dan Mesuji Timur Melambung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version