Lappung – Dishut Provinsi Lampung launching Festival Wisata Hutan guna mendukung kegiatan Festival Krakatau 2023.
Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung memberikan dukungan untuk kegiatan Festival Krakatau 2023 atau K-Fest 2023.
Baca juga : Festival Krakatau Tonjolkan Nyubuk dan Sekura
Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk kegiatan Festival Wisata Hutan (FWH).
Festival Wisata Hutan 2023 ini akan di launching pada 3 Juli 2023 di kantor UPTD KPH Tahura di Sumber Agung, Kota Bandarlampung.
Festival ini juga turut mengundang masyarakat umum merasakan pesona hutan Lampung, perpaduan keindahan alam dan kearifan lokal masyarakat sekitar.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, mengatakan, festival ini akan menyuguhkan daya tarik yang ada di dalam kawasan hutan.
FWH ini juga menjadi ajang perhelatan yang dikelola oleh para petani hutan, yang menjadikan hutan sebagai sumber mata pencaharian mereka.
Sehingga daya tarik tersebut harus optimal dimanfaatkan.
“Berbeda dengan festival-festival lainnya, FWH memiliki ciri khasnya sendiri,” jelas Yanyan, Rabu, 21 Juni 2023.
Objek wisata yang ditampilkan dalam festival ini, sambungnya, terletak di dalam kawasan hutan, dengan menghadirkan pengalaman unik bagi pengunjung.
Tidak hanya menawarkan pemandangan yang memukau, FWH juga menjadi ajang perhelatan yang dikelola oleh para petani hutan.
“Yang nantinya menjadikan hutan sebagai sumber mata pencaharian mereka,” jelas Yanyan Ruchyansyah.
Menurutnya, kegiatan ini sebuah keniscayaan yang tidak bisa dipungkiri.
Dengan adanya perhutanan sosial maka seluruh aspek yang ada di dalam kawasan hutan sekarang sudah memiliki persetujuan perhutanan sosial.
“Sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Tidak membutuhkan lagi perizinan baru untuk memanfaatkannya,” ujar Yanyan.
Ia menjelaskan, FWH sendiri telah menjadi festival kedua yang diadakan.
Baca juga : Sungai Bronjong Jadi Pusat Festival Bulimau Belangiran
Tahun 2021, lanjutnya, Dinas Kehutanan pernah melaksanakan Festival Hutan yang di dalamnya ada unsur wisata.

“Untuk sebutan Festival Wisata Hutan, baru dua kali diadakan. Yaitu tahun 2022 dan tahun 2023,” ungkapnya.
Dishut pun mengaku, bahwa FWH masih dalam tahap pembelajaran.
“Ini sesuatu yang baru dalam pengelolaan hutan, mengangkat aspek wisata. Kami bukan mengambil porsi dinas pariwisata
“Tapi mencoba untuk mengangkat potensi dan membuat masyarakat umum tahu ada potensi wisata yang bisa dimanfaatkan dalam kawasan hutan,” terangnya lagi.
Ia pun berharap, ingin festival ini terasa sebagai sebuah perayaan.
Festival ini akan menghadirkan berbagai kegiatan menarik selama tujuh hari berturut-turut. Mulai dari kegiatan lomba dan pameran objek wisata.
“Termasuk pameran hasil hutan bukan kayu yang bisa dimanfaatkan untuk cinderamata dan lain-lain,” jelas Yanyan.
Dishut Lampung launching Festival Wisata Hutan
Peluncuran FWH direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2023 di Swiss-Belhotel Lampung.
Hybrid dengan acara pameran di Kantor UPTD KPH Tahura di Sumber Agung.
Baca juga : Krui Tuan Rumah World Surf League
Yanyan menerangkan, waktu pelaksaan FWH adalah hasil koordinasi dengan Dinas Parekraf dan ini memang diakui sebagai rangkaian dari festival krakatau.
Kata dia, akan ada overlapping dengan kegiatan Festival Krakatau. Diharapkan, pengunjung K-Fest juga akan berkunjung ke kegiatan Festival Wisata Hutan.
“Kami semua bekerja berdasarkan visi misi dan janji kerja gubernur. Pak Arinal Djunaidi ingin Lampung kaya akan festival,” kata dia.
Dan kolaborasi ini juga, sambungnya, sesuai dengan misi gubernur dalam pengelolaan sumber daya alam untuk kesejahteraan bersama.
Ayo ramaikan Festival Wisata Hutan Lampung 2023 yang berlangsung selama 7 hari dalam rangka mendukung Festival Krakatau 2023.
Sekadar informasi, kegiatan ini sekaligus untuk mengetahui di mana saja potensi wisata hutan yang bisa dinikmati.
Sekaligus mensejahterakan masyarakat hingga melestarikan fungsi hutan.
Baca juga : Riana Sari Arinal Serahkan Hadiah Festival Qasidah





Lappung Media Network