Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Ekonomi Tumbuh, Kopi Ekspor, dan Bebas Malaria: Sisi Lain Tanggamus.
Ekonomi Tumbuh, Kopi Ekspor, dan Bebas Malaria: Sisi Lain Tanggamus
Oleh: Mahendra Utama*
Investasi Tembus Rp1,93 Triliun, PAD Melonjak Signifikan
Di tengah gempuran isu negatif di media sosial, Kabupaten Tanggamus mencatat lonjakan ekonomi yang tak terbantahkan.
Realisasi investasi sepanjang 2025 menembus Rp1,93 triliun dengan 726 proyek terealisasi, didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar Rp1,81 triliun.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp119,4 miliar naik sekitar Rp55 miliar dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi tercatat 4,87 persen, melesat dari 4,01 persen pada tahun sebelumnya.
Ini bukan sekadar angka, melainkan bukti daya tarik Tanggamus sebagai destinasi investasi.
Kopi Ulu Belu Tembus Pasar Dunia dan Wisata Bahari Mendunia
Salah satu motor ekonomi baru adalah kopi Robusta Ulu Belu yang telah menembus pasar ekspor ke Australia, Malaysia, Singapura, dan Eropa.
Di sisi pariwisata, Teluk Kiluan dengan wisata lumba-lumbanya masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024.
Sektor kesehatan juga mencatat prestasi membanggakan: Tanggamus bebas malaria sepanjang Januari–Juli 2025.
Seperti dikutip Amartya Sen dalam Development as Freedom, pembangunan sejati adalah perluasan kapabilitas manusia bukan sekadar pertumbuhan ekonomi, tapi juga kesehatan dan kesempatan.
Prestasi Olahraga dan Pengentasan Kemiskinan yang Terukur
Di bidang olahraga, atlet kickboxing Tanggamus menyumbang 6 dari 7 medali kontingen Lampung di Kejurnas 2025.
Angka kemiskinan turun menjadi 10,1 persen dari 14,05 persen dalam satu dekade terakhir, sementara Indeks Pembangunan Manusia naik ke 71,36 masuk kategori tinggi.
Ini adalah narasi yang layak mendapatkan ruang yang sama luasnya dengan keluhan di linimasa. (*)
—————————————————————
* Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.




Lappung Media Network