Lappung – Fenomena Supermoon malam ini di Langit Lampung, pada 2 Agustus 2023, pukul 00.33 WIB.
Malam ini, langit akan menjadi saksi dari fenomena alam yang mengagumkan, yaitu Supermoon atau lebih dikenal dengan Sturgeon Supermoon.
Baca juga : Warga Jogja Nyaris Immortal
Fenomena ini terjadi ketika Bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi, menyebabkan Bulan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya.
Lalu, bagaimana terjadinya, dan bagaimana kita dapat menikmati momen langka ini.
Pertama yang harus diketahui, Supermoon adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika Bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi (perigee).
Kondisi ini menyebabkan Bulan tampak lebih besar dan lebih terang hingga 30 persen lebih terang dari saat Bulan berada pada titik terjauhnya dari Bumi.
Fenomena Supermoon merupakan hasil dari kombinasi efek gravitasi Bumi dan orbit elips Bulan.
Fenomena Supermoon terjadi karena bentuk orbit Bulan yang elips atau memanjang, sehingga membuatnya kadang-kadang berada pada posisi terdekat dengan Bumi.
Baca juga : Aktor Verrel Bramasta Jadi Mahasiswa IIB Darmajaya
Ketika Bulan mencapai perigee, jaraknya mencapai puncak terdekat dari Bumi.
Selain itu, efek gravitasi Bumi juga berperan dalam mempengaruhi ukuran dan kecerahan Bulan ketika berada pada posisi perigeum.
Tanggal dan waktu terjadinya fenomena Supermoon akan berbeda setiap kali terjadi.
Di Provinsi Lampung, fenomena Supermoon yang disebutkan berlangsung pada 2 Agustus 2023, pukul 00.33 WIB.
Ketika fenomena Supermoon terjadi, Bulan berada pada purnama atau bulan purnama baru, dan juga berada pada posisi perigee, mencapai jarak terdekat dengan Bumi.
Akibatnya, Bulan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya, menciptakan pemandangan langit yang indah dan memukau.
Baca juga : Pemprov Lampung dan BPDAS WSS Peringati Hari Mangrove Sedunia 2023
Fenomena Supermoon sendiri sering menjadi perhatian para astronom, penggemar alam, dan fotografer karena keindahannya yang menarik.
Banyak orang memanfaatkan kesempatan ini untuk menyaksikan dan mengabadikan momen langka tersebut melalui foto-foto dan pengamatan langsung di langit malam.
Fenomena ini juga telah menjadi inspirasi bagi mitos dan legenda di berbagai budaya selama ribuan tahun.
Bila ingin melihat fenomena ini cari tempat dengan pandangan langit yang luas dan minim cahaya buatan agar dapat melihatnya dengan lebih jelas.
Kalau perlu gunakan binokular atau teleskop untuk melihat lebih detail permukaan Bulan, kendati masih bisa dilihat dengan mata telanjang.
Bersiaplah sejak sebelum waktu terbit Bulan, karena efek optik cahaya menggambarkan Bulan lebih besar ketika masih rendah di cakrawala.
Mitos dan Legenda Tentang Supermoon
Sebagai fenomena langit yang menarik, Supermoon juga memiliki beragam mitos dan legenda di berbagai budaya.
Misalnya, beberapa kepercayaan menyatakan bahwa Supermoon membawa keberuntungan atau malapetaka.
Sementara itu, legenda dari budaya tertentu dapat menceritakan kisah romantis atau petualangan tentang Bulan yang lebih besar dan lebih terang dari biasanya.
Jadi fenomena Supermoon malam ini merupakan kesempatan langka untuk menyaksikan keindahan langit yang luar biasa.
Fenomena Supermoon malam ini di langit Lampung
Namun, perlu dicatat bahwa hasil penelitian menunjukkan fenomena Supermoon tidak akan menimbulkan efek berbahaya bagi bumi.
Meskipun demikian, di beberapa wilayah pesisir, ada potensi perubahan pasang surut air laut atau bahkan banjir rob yang mungkin terjadi.
Supermoon di tahun 2023 ini juga terjadi sebanyak 4 kali.
Yakni, Buck Moon pada 3 Juli 2023, Sturgeon Moon 1 Agustus 2023, Blue Moon 30 Agustus 2023, dan Harvest Moon pada 29 September 2023.
Baca juga : Pandawara: Pantai Terburuk dan Terkotor Ada di Bandarlampung
