Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Harga Singkong Lampung Resmi Rp1400, Pj Gubernur Larang Impor

    Harga Singkong Lampung Resmi Rp1400, Pj Gubernur Larang Impor

    by Irzon Dwi Darma
    24/12/2024
    in Ekonomi
    Harga Singkong Lampung Resmi Rp1400, Pj Gubernur Larang Impor

    Petani singkong asal Provinsi Lampung. Foto: Dokumentasi Antara

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Harga singkong Lampung resmi Rp1400 dan Pj Gubernur larang impor.

    Pj Gubernur Lampung, Samsudin, resmi menetapkan harga singkong di Provinsi Lampung menjadi Rp1400 per kilogram mulai Selasa, 24 Desember 2024.

    Baca juga : Harga Anjlok, Petani Singkong Lampung Utara Desak Stop Impor Aci

    Keputusan ini diambil dalam rapat panjang bersama berbagai pihak di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung pada Senin malam, 23 Desember 2024.

    Rapat yang berlangsung sejak pukul 15.30 WIB hingga 19.00 WIB tersebut melibatkan perwakilan petani, perusahaan tapioka, akademisi, DPRD Lampung, serta sejumlah dinas dari enam kabupaten/kota.

    Setelah melalui perdebatan sengit, Pj Gubernur Samsudin mengetok palu dengan 2 keputusan utama.

    Yakni, menetapkan harga singkong di Lampung sebesar Rp1400 per kilogram dengan rafaksi maksimal 15 persen, serta melarang impor singkong masuk ke wilayah Lampung.

    “Keputusan ini diambil demi melindungi kesejahteraan petani singkong dan stabilitas harga lokal.

    “Kita harus mengutamakan kepentingan petani Lampung,” ujar Samsudin.

    Respon Perusahaan dan DPRD

    Perwakilan PT Umas Jaya Agrotama, Willy, menyambut baik keputusan ini, terutama terkait larangan impor singkong yang dianggap merugikan pasar lokal.

    Baca juga : Harga Singkong Anjlok, Fauzi Heri: Petani Lampung Dijajah Gaya Baru!

    “Impor ini ancaman bagi market Lampung, karena kebanyakan pasarnya ke Jawa. Tinggal bagaimana pemerintah pusat mengatur impornya,” ujarnya.

    Namun, beberapa perusahaan tidak menandatangani kesepakatan tersebut.

    Menurut Willy, hal ini disebabkan perwakilan yang hadir bukanlah pengambil keputusan resmi di perusahaan mereka.

    Sementara itu, Anggota DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi menilai rapat berlangsung produktif dan menghasilkan keputusan yang berpihak pada petani.

    “Harga sudah disepakati, DPRD juga sepakat ke depan akan kita buat regulasinya, mungkin dalam bentuk perda atau pansus. Kita lihat dinamikanya,” ucapnya.

    Harapan untuk Petani

    Keputusan ini disambut optimisme oleh para petani singkong yang selama ini mengeluhkan fluktuasi harga akibat serbuan impor.

    Dengan adanya harga tetap dan pembatasan rafaksi, mereka berharap dapat menikmati hasil panen yang lebih menguntungkan.

    Baca juga : Massa Petani Singkong di Lampung Utara Gelar Aksi, Minta Rafaksi Maksimal 10 Persen

    “Semoga harga ini benar-benar diterapkan dan tidak ada lagi permainan harga di lapangan,” ujar salah satu petani di Lampung Timur.

    Langkah Pj Gubernur Samsudin ini dinilai sebagai upaya nyata dalam melindungi komoditas lokal Lampung dari tekanan pasar luar.

    Dengan harga yang sudah ditetapkan, petani dan pelaku industri diharapkan bisa lebih fokus pada peningkatan kualitas dan produktivitas.

    Harga Singkong Lampung Resmi Rp1400 Pj Gubernur Larang Impor

    DPRD Lampung memastikan akan mengawal pelaksanaan kebijakan ini agar tidak sekadar menjadi keputusan di atas kertas.

    Pembuatan regulasi melalui perda atau pansus juga akan dikaji untuk memastikan stabilitas harga singkong dalam jangka panjang.

    Harga singkong Rp1400 per kilogram dengan rafaksi maksimal 15 persen kini menjadi acuan resmi di Lampung.

    Dengan larangan impor yang diberlakukan, langkah ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan sektor pertanian singkong di provinsi ini.

    Baca juga : Jurnalisme Warga, Jurus Baru Promosi Kelautan Lampung Timur

    Tags: Harga SingkongHarga Singkong LampungLampungPetani SingkongPj Gubernur LampungSingkong
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Perayaan Tahun Baru di Bandarlampung: Kembang Api dan JPO Siger Milenial

    Next Post

    Libur Nataru, Jalan Nasional Lampung Bebas Lubang

    Related Posts

    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pemprov Lampung Buka Suara Terkait Penertiban Lahan di Sabah Balau

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Terkuak! Rp200 Miliar untuk Pelunasan Perkara Sugar Group di Mahkamah Agung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • OJK Terbitkan PJOK Nomor 29 tahun 2023 dan POJK Nomor 30 Tahun 2023

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ilham Alawi: KUA PPAS APBD-P Bandarlampung Labrak Aturan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version