Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » Harga Singkong Anjlok, Fauzi Heri: Petani Lampung Dijajah Gaya Baru!

    Harga Singkong Anjlok, Fauzi Heri: Petani Lampung Dijajah Gaya Baru!

    by Irjen
    11/12/2024
    in Pemerintahan
    Harga Singkong Anjlok, Fauzi Heri: Petani Lampung Dijajah Gaya Baru!

    Anggota Komisi II DPRD Lampung dari Fraksi Gerindra, Fauzi Heri. Foto: Dokumentasi Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Harga singkong anjlok Fauzi Heri sebut petani Lampung dijajah gaya baru!

    Harga singkong di Provinsi Lampung terus mengalami penurunan drastis, memicu kemarahan anggota Komisi II DPRD Lampung dari Fraksi Gerindra, Fauzi Heri.

    Baca juga : Produksi Beras Menurun, Lampung Bersiap Antisipasi Gejolak Harga

    Ia menilai situasi ini sebagai bentuk penjajahan gaya baru di bidang ekonomi yang membuat petani semakin terpuruk.

    “Petani kita dipermainkan oleh perusahaan yang menetapkan harga secara sepihak,” ujar Fauzi, Rabu, 11 Desember 2024.

    Menurutnya, perusahaan pengolah singkong hanya membeli dengan harga sekitar Rp1.025 per kilogram.

    Parahnya lagi, dengan potongan kualitas hingga 30 persen, petani hanya membawa pulang sekitar Rp717,5 per kilogram.

    Jauh di Bawah UMP

    Dengan harga yang rendah, Fauzi menyebut petani singkong kesulitan menutupi biaya produksi.

    Baca juga : Inflasi Lampung Mereda, Harga Pangan Terkendali

    “Biaya tanam dan angkut per hektare bisa mencapai Rp 20 juta per tahun.

    “Jika produksi hanya sekitar 30 ton per hektare, petani hanya mendapat Rp1,5 juta setahun atau sekitar Rp125 ribu per bulan.

    “Ini sangat jauh dari Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung,” ungkapnya.

    Ia menilai ketimpangan ini sebagai bentuk ketidakadilan ekonomi yang memperburuk kesejahteraan petani.

    Fauzi menegaskan bahwa situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

    “Ini adalah penjajahan gaya baru, di mana petani kita ditindas secara ekonomi oleh perusahaan besar,” tambahnya.

    Desakan Regulasi 

    Fauzi mendesak Penjabat Gubernur Lampung dan dinas terkait untuk segera menerbitkan regulasi stabilisasi harga singkong.

    “Pemerintah harus hadir dan berpihak kepada petani. Jangan sampai petani terus menjadi korban permainan harga perusahaan dan tengkulak,” ujarnya.

    Ia juga menyoroti pentingnya penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk singkong agar petani memiliki jaminan harga yang layak.

    Baca juga : Harga Pangan di Lampung Turun, Cabai Rawit Merah Paling Anjlok

    Dengan luas lahan singkong di Lampung yang mencapai 366.830 hektare dan produksi lebih dari 8 juta ton per tahun, kebijakan ini dinilai mendesak untuk diterapkan.

    Harga Singkong Anjlok Fauzi Heri: Petani Lampung Dijajah Gaya Baru!

    Sebelumnya, para petani berharap pemerintah segera turun tangan untuk menyelamatkan nasib mereka.

    Salah satu petani asal Lampung Tengah, Sarman (45), mengaku frustrasi dengan harga yang terus anjlok.

    “Kami sudah capek bekerja keras, tapi hasilnya tidak sebanding. Kami hanya bisa berharap ada kebijakan yang berpihak pada kami,” keluhnya.

    Kondisi ini pun menjadi pengingat bahwa sektor pertanian, khususnya komoditas singkong, masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah.

    Tanpa kebijakan yang melindungi harga, nasib ribuan petani singkong di Lampung akan terus berada di ujung tanduk.

    Baca juga : Mendag: Harga Pangan Lampung Stabil Kecuali Cabai

    Tags: DPRD LampungFauzi HeriHarga SingkongPetani LampungSingkong Lampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Pilkada Bukan Ajang Provokasi: Hormati Suara Rakyat Waykanan

    Next Post

    KKP Amankan 52 Ribu BBL Ilegal di Lampung, Kerugian Rp7,8 Miliar Berhasil Dicegah 

    Related Posts

    Pemerintahan

    Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

    14/04/2026
    Pemerintahan

    Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Kunjungi TK Palangka II

    08/04/2026
    Pemerintahan

    Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Serahkan Aset Pemerintah Kota

    03/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version