Lappung – Kasus penganiayaan di Damkarmat Lampung Selatan diupayakan selesai secara kekeluargaan.
Peristiwa penganiayaan yang terjadi di lingkungan pekerjaan selalu menjadi perhatian serius.
Baca juga : Buat Resah Warga, Damkarmat Lampung Selatan Evakuasi Ular Sanca 4 Meter
Kali ini, sebuah insiden pemukulan oleh seorang oknum Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan telah mencuat ke permukaan.
Dengan korban mengambil langkah hukum untuk menyelesaikan kasus ini.
Peristiwa pemukulan itu sendiri terjadi pada Rabu, 20 September 2023 pagi.
Saat itu seorang rekan kerja di Damkarmat Lampung Selatan, Yuda (21), dilaporkan menjadi korban pemukulan oleh seorang oknum yang masih bekerja di Damkarmat tersebut.
Kejadian tersebut diketahui terjadi dalam konteks perselisihan antara pelaku berinisial HT, anggota senior di Damkarmat Lampung Selatan, dengan rekan kerjanya Yuda.
Baca juga : Damkarmat Lampung Selatan Selamatkan Jari Bocah
Dalam pernyataannya, Yuda mengaku mendapat perlakukan tindak kekerasan yang dilakukan HT tanpa sebab.
Ia mengaku, saat itu HT tengah diminta untuk membeli paku untuk memasang banner. Setelah HT kembali ke lokasi, ditegur oleh Yuda.
“Iya dia beli paku di Candi Girang. Saya tanya, kenapa gak belinya di sebelah dekranasda yang lebih dekat. Tiba-tiba saya langsung di pukul,” ungkap Yuda.
Lantaran tidak terima dengan tindakan pemukulan tersebut, Yuda melaporkan HT ke Polsek Kalianda agar diproses secara hukum.
Kasus Penganiayaan di Damkarmat Lampung Selatan
Pada sisi lain, Kepala Damkarmat Lampung Selatan, Sepri Masdian, langsung mengambil langkah terkait kasus penganiayaan yang melibatkan oknum di lembaganya.
Baca juga : Kasus Kebakaran di Lampung Selatan Terus Bertambah, Didominasi Rumah dan Lahan
Saat dikonfirmasi, Sepri menyatakan tekadnya untuk mencoba menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.
Ia juga menyampaikan sangat prihatin dengan insiden tersebut dan berusaha mencari jalan damai untuk semua pihak yang terlibat.
“Saya mengajak semua pihak yang terlibat untuk duduk bersama dalam mediasi, dengan harapan dapat mencapai kesepakatan yang memuaskan semua,” kata dia.
“Alhamdulillah, mereka berdua sudah berdamai ” tambahnya.
Dengan begitu, kejadian serupa dapat dihindari di masa depan dengan menjaga komunikasi dan kerjasama yang baik di lingkungan kerja.
Baca juga : Rumah Dinas Camat Penengahan Lampung Selatan Terbakar
