Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » Lampung Dikepung Bencana, Gubernur Serukan Hentikan Penebangan Hutan

    Lampung Dikepung Bencana, Gubernur Serukan Hentikan Penebangan Hutan

    Irjen by Irjen
    13/09/2025
    in Pemerintahan
    Lampung Dikepung Bencana, Gubernur Serukan Hentikan Penebangan Hutan

    Banjir yang melanda Lampung beberapa pekan lalu. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Rentetan bencana alam yang mengepung sejumlah wilayah di Lampung membuat Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengeluarkan seruan tegas.

    Ia meminta semua aktivitas perambahan dan alih fungsi hutan lindung dihentikan secara total untuk mencegah bencana yang lebih parah di masa depan.

    Baca juga : Pesan Tegas Jusuf Kalla ke Pengurus PMI Lampung: 6 Jam Wajib Tiba di Lokasi Bencana

    Pernyataan ini disampaikan di Bandarlampung, Sabtu, 13 September 2025, menyusul terjadinya banjir dan tanah longsor hebat di Kabupaten Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Tanggamus dalam beberapa pekan terakhir.

    “Daerah hutan lindung di Lampung, kami minta tidak ada yang ditebangi dan tidak ingin ada yang dirambah ataupun beralih fungsi,” tegas Gubernur Mirza.

    Menurutnya, kawasan hutan lindung, taman nasional, dan area konservasi lainnya adalah benteng pertahanan utama Lampung dari ancaman bencana hidrometeorologi.

    Kerusakan pada kawasan ini diyakini menjadi pemicu utama banjir bandang dan longsor yang baru-baru ini terjadi dengan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    “Ini baru pertama kali bencana banjir dengan intensitas besar terjadi di Pesisir Barat dan Lampung Barat.

    “Intinya, ke depan kualitas lingkungan serta fungsi hutan di Provinsi Lampung harus dijaga,” ujar Mirza.

    Baca juga : Lampung Rawan Bencana, Banjir dan Puting Beliung Mengintai di Masa Pancaroba

    Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Lampung akan memprioritaskan mitigasi bencana dengan fokus pada pengembalian fungsi hutan dan pelestarian alam.

    Koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota yang terdampak juga terus diintensifkan untuk memastikan penanganan korban berjalan baik dan meminimalisasi dampak sosial.

    “Alam dan lingkungan ini harus tetap dijaga, itu fokus kami saat ini,” katanya.

    Gubernur Mirza menekankan bahwa upaya penyelamatan lingkungan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

    Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pihak terkait hingga masyarakat luas, untuk bekerja sama dan memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga alam Lampung.

    “Semua harus bekerja sama antara pihak terkait dengan masyarakat Lampung untuk menjaga alam kita,” pungkasnya.

    Baca juga : Lampung Darurat Pengangguran, Gubernur Mirza Ajak Parpol Bergerak

    Tags: Banjir LampungBencana AlamBerita LampungGubernur LampungHutan LindungKerusakan LingkunganLampung BaratMitigasi BencanaPerambahan HutanPesisir BaratRahmat Mirzani DjausalTanah LongsorTanggamus
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Warga Pringsewu Tangkap Maling, Polisi Justru Ungkap Fakta yang Lebih Mengerikan

    Next Post

    Insiden Doorstop Jambi: Humas Seharusnya Jadi Mitra, Bukan Penghalang

    Related Posts

    Gerakan Penetrasi Pasar ke-9 Lampung
    Pemerintahan

    Gerakan Penetrasi Pasar ke-9 Lampung Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli

    20/06/2026
    PNS Baru BPN Banyuasin Akhirnya Dilantik
    Pemerintahan

    PNS Baru BPN Banyuasin Akhirnya Dilantik

    13/06/2026
    Lampung Kembali Raih Opini WTP ke-12
    Pemerintahan

    Pemerintah Provinsi Lampung Kembali Raih Opini WTP ke-12 Kali Berturut-turut dari BPK RI

    12/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Bernard dari Nestle Ambil Berkas

      Bernard dari Nestle Ambil Berkas, Bursa Calon Ketua Apindo Lampung Makin Panas

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Modernisasi Pertanian: Jembatan Pemerataan Ekonomi dan Kesejahteraan Petani Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dua Bakal Calon Ketua Apindo Lampung: Tatang Rohadi dan Junaedi Maju

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Strategi Hilirisasi: Kunci Lompatan Ekonomi Lampung Menuju Era Keemasan Baru

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ary Meizary Alfian Terpilih Aklamasi Pimpin Apindo Lampung 2026-2031

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Gerakan Penetrasi Pasar ke-9 Lampung Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved