Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Metropolitan » Lampung Masuk Daftar Provinsi Paling Rawan Politik Uang

    Lampung Masuk Daftar Provinsi Paling Rawan Politik Uang

    by Irzon Dwi Darma
    14/08/2023
    in Metropolitan
    Lampung Masuk Daftar Provinsi Paling Rawan Politik Uang

    Politik uang dalam pemilu. Foto : Ilustrasi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Lampung masuk daftar kedua provinsi paling rawan politik uang di Pemilu 2024. 

    Bawaslu mengungkapkan hasil penelitiannya mengenai provinsi-provinsi di Indonesia yang paling rawan terhadap praktik politik uang dalam Pemilihan Umum 2024 mendatang. 

    Baca juga : Pengumuman Anggota Bawaslu Kabupaten Kota di Lampung Diundur

    Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat 5 provinsi dengan tingkat risiko tertinggi terkait praktik politik uang.

    Dan provinsi Lampung menduduki urutan nomor 2 dalam daftar tersebut.

    Pernyataan itu tertuang dalam hasil analisis Bawaslu soal isu strategis politik uang dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dan Pemilihan Serentak 2024.

    Berdasarkan data yang diungkapkan oleh Bawaslu, Provinsi Lampung memiliki berbagai faktor yang membuatnya rentan terhadap praktik politik uang. 

    Salah satunya adalah populasi yang besar dan kepadatan penduduk yang membuat proses pemilihan umum menjadi lebih kompleks. 

    Selain itu, adanya kandidat-kandidat dengan dukungan finansial yang cukup kuat juga menjadi salah satu penyebab potensial praktik politik uang di daerah ini.

    Baca juga : Gandeng Organisasi Disabilitas, Bawaslu Lampung dan Sadila-HWDI Teken MoU

    Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty mengingatkan, pemetaan kerawanan ini guna mengedepankan upaya pencegahan.

    “Politik uang ini salah satu dari 5 kasus terbesar dalam isu kerawanan pemilu,” tegas Lolly, Senin, 14 Agustus 2023. 

    Lolly menegaskan, politik uang ini amat berbahaya karena bukan mengenai kontestasi menang atau kalah.

    Melainkan menghancurkan mental (akhlak) warga negara dan menghancurkan mental aktor-aktor negara (para pemimpin). 

    “Karena politik uang ini mengancam, berbahaya, dan menjadi kejahatan maka bahaya politik uang harus tersampaikan kepada masyarakat,” kata dia.  

    Bawaslu, sambungnya, bergandengan tangan dengan berbagai kelompok kepentingan seperti kepolisian, kejaksaan, pemerintah (pusat dan daerah), dan masyarakat. 

    “Semua harus bergabung karena bahaya politik uang hanya bisa ditangani kalau kita kerja bersama-sama,” jelas perempuan kelahiran Cianjur, 28 Februari 1978 ini. 

    Baca juga : Bawaslu Lampung Ajak Pemilih Pemula Tidak Golput

    Lolly merinci, ada politik uang sebelum masa kampanye, ada pula sebelum hari pemungutan suara, ada pula ada politik uang yang dilakukan secara digital. 

    “Termasuk juga kegiatan sosial yang diwarnai politik luar dan program pemerintah,” sebutnya.

    Berkaca pengalaman penyelenggaraan Pemilu 2019 dan Pilkada 2020, menurut dia, modus politik uang terbagi dalam beberapa bentuk.

    Yakni memberikan langsung; memberikan barang; dan memberikan janji. 

    “Modus memberi langsung itu salah satunya berupa pembagian uang, voucher atau uang digital dengan imbalan memilih (kepada salah satu peserta pemilu),” ungkapnya. 

    Dia pun menyebutkan pelaku yang biasa melakukan politik uang mulai dari kandidat, tim sukses/kampanye.

    Aparatur Sipil Negara (ASN), penyelenggara ad hoc, dan simpatisan atau pendukung (peserta pemilu). 

    “Pemetaan kerawanan politik uang ini berupaya mengelompokkan kerawanan dalam kategori, modusnya apa, pelakunya siapa, dan wilayahnya dimana?,” jelasnya. 

    Lampung masuk daftar provinsi paling rawan politik uang

    Berdasarkan pemetaan kerawanan berdasarkan politik uang ini, terdapat 5 provinsi paling rawan. 

    Pertama adalah Maluku Utara dengan skor 100. Kemudian diikuti 4 provinsi di bawahnya.

    yakni, Lampung skor 55,56, Jawa Barat skor 50, Banten skor 44,44, dan Sulawesi Utara dengan skor 38,89.

    Namun, jika dilihat berdasarkan agregasi tiap kabupaten/kota, Papua Pegunungan menjadi provinsi dengan tingkat kerawanan tertinggi politik uang. 

    9 provinsi di bawah Papua Pegunungan adalah Sulawesi Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Banten.

    Lalu, Lampung, Papua Barat, Jawa Barat, Kepulauan Riau, dan Maluku Utara.

    Sementara untuk tingkat kabupaten/kota, daerah paling rawan adalah Kabupaten Jayawijaya, Papua, menduduki urutan pertama. 

    Lalu Kabupaten Banggai dan Banggai Kepulauan di Sulawesi Tengah, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, dan Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

    Baca juga : Bawaslu Lampung Monitoring Kinerja Jajaran di Pesawaran

    Tags: BawasluBawaslu LampungLampung Politik UangPemilu 2024Politik Uang di LampungProvinsi Rawan Politik Uang
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Kedapatan Pakai Sabu, Sopir Truk Sawit Ditangkap Polres Tulangbawang Barat

    Next Post

    Viral! Bocah di Waykanan Pungli ke Sopir Truk, Netizen: Mukanya Idaman Polsek

    Related Posts

    Metropolitan

    Mengapa 80 Persen Rakyat Optimis? Rahasia Kolaborasi Mirza-Jihan Terbongkar

    09/02/2026
    Metropolitan

    “Gentengisasi” Prabowo: Proyek Estetika atau Pelumas Roda Ekonomi Desa di Lampung?

    05/02/2026
    Metropolitan

    Wamen PKP Pastikan Hunian Pesisir Muara Angke Layak

    31/01/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version