Lappung – Layanan Ferry Bengkulu-Enggano bangkit lagi.
Setelah sempat terhenti akibat kendala alur pelabuhan, layanan penyeberangan feri rute Bengkulu–Enggano kembali beroperasi.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) secara resmi mengumumkan pengoperasian kembali KMP Pulo Tello yang menjadi andalan masyarakat untuk menghubungkan pulau terpencil tersebut dengan daratan Bengkulu.
Baca juga : Stop Impor Tapioka! Samsudin Minta ASDP Kawal Pelabuhan Bakauheni
Kepastian beroperasinya kembali layanan feri ini disampaikan oleh Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin.
Dalam keterangannya, Shelvy menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan konektivitas antar pulau, terutama dalam mendukung mobilitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan konektivitas antar pulau, terutama dalam mendukung mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Kehadiran KMP Pulo Tello dalam kondisi operasional yang optimal merupakan bukti nyata upaya kami dalam menyediakan layanan transportasi yang handal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Shelvy, Rabu, 16 April 2025.
Sebelumnya, operasional KMP Pulo Tello sempat terhenti sejak Kamis, 27 Maret 2025 hingga Senin, 14 April 2025 akibat penyempitan dan pendangkalan alur pelabuhan yang disebabkan oleh sedimentasi pasir.
Sebagai respons cepat, ASDP melakukan serangkaian upaya, termasuk uji coba operasional yang dilaksanakan pada Senin 14 April pukul 06.00 WIB.
Baca juga : Antisipasi Cuaca Ekstrem, ASDP Batasi Tiket Penumpang di Bakauheni
Uji coba keberangkatan dari luar alur pelabuhan ini dilakukan dengan bantuan dua kapal tunda (tugboat) milik PT Pelindo Bengkulu.
Langkah antisipasi ini diambil untuk memastikan kelancaran operasional kapal, terutama saat keluar dari alur yang dangkal dan pada kondisi pasang laut.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang digelar pada Senin (14/03) pagi, diputuskan bahwa KMP Pulo Tello siap melayani penyeberangan penumpang dari luar alur menuju Pulau Enggano.
Kapal ini mampu mengangkut sekitar 260 penumpang.
Proses pemuatan penumpang dilakukan secara terorganisir dari dermaga ke KMP Pulo Tello yang berada di luar alur.
Namun, dengan bantuan dari berbagai pihak seperti kapal Basarnas, Lanal Bengkulu, KPLP KSOP, kapal nelayan, dan Pol Air Polda.
Baca juga : Mahendra Utama Puji Erick Thohir, Dukung Achmad Baidowi di ASDP
KMP Pulo Tello dijadwalkan bertolak menuju Pulau Enggano pada Selasa, 16 April 2025 pukul 21.30 WIB.
Perjalanan laut diperkirakan akan memakan waktu antara 12 hingga 14 jam.
Layanan Ferry Bengkulu-Enggano Bangkit Lagi
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa angkutan penyeberangan, ASDP memegang peranan vital dalam membuka aksesibilitas ke wilayah-wilayah terpencil seperti Pulau Enggano.
Keberadaan layanan feri ini tidak hanya memfasilitasi pergerakan masyarakat, tetapi juga memastikan kelancaran distribusi logistik dan pemenuhan kebutuhan pokok bagi warga pulau.
Inisiatif keberlanjutan ini sejalan dengan misi ASDP untuk mendukung pembangunan nasional dari pinggiran dan memperkuat konektivitas antar pulau di seluruh Indonesia.
Dengan kembali beroperasinya KMP Pulo Tello, ASDP menegaskan kembali komitmennya dalam memberikan pelayanan prima dan memajukan mobilitas masyarakat di wilayah Bengkulu–Enggano.
Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Pulau Enggano.
Baca juga : Achmad Baidowi Resmi Jabat Komisaris Utama ASDP





Lappung Media Network