Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Lebih Tinggi dari Jakarta, 2168 Pasutri di Lampung Bercerai 

    Lebih Tinggi dari Jakarta, 2168 Pasutri di Lampung Bercerai 

    Irjen by Irjen
    26/11/2025
    in Gaya Hidup
    Lebih Tinggi dari Jakarta, 2168 Pasutri di Lampung Bercerai 

    Ilustrasi perceraian. Foto: Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Angka keretakan rumah tangga di Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan.

    Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) per Desember 2024 lalu, Lampung menempati urutan keenam secara nasional dalam jumlah kasus perceraian, melampaui DKI Jakarta.

    Baca juga : Narkoba Jadi Pemicu 70 Persen Perceraian di Lampung

    Tercatat, sebanyak 2168 pasangan suami istri (pasutri) di wilayah Sai Bumi Ruwa Jurai resmi berpisah sepanjang tahun itu.

    Angka tersebut menempatkan Lampung tepat di bawah Banten yang mencatatkan 2535 kasus.

    Sementara itu, DKI Jakarta yang memiliki kepadatan penduduk lebih tinggi, justru berada di posisi ketujuh dengan 1881 kasus, atau terpaut sekitar 287 kasus lebih rendah dibandingkan Lampung.

    Meski secara peringkat nasional cukup tinggi, tren perceraian di Lampung sejatinya menunjukkan grafik yang melandai.

    Data BPS merekam adanya penurunan jumlah kasus dibandingkan periode sebelumnya.

    Dalam 5 tahun terakhir, pertumbuhan angka perceraian di provinsi ini mengalami kontraksi atau penurunan sebesar -2,17 persen.

    Kondisi ini jauh lebih stabil jika menengok ke belakang, tepatnya pada tahun 2019, di mana Lampung pernah mengalami lonjakan perceraian ekstrem dengan pertumbuhan mencapai 34,36 persen.

    Sebaliknya, penurunan paling tajam tercatat pada tahun 2020, di mana angka perceraian anjlok dengan pertumbuhan di angka -37,27 persen.

    Secara nasional, provinsi di Pulau Jawa masih mendominasi angka perceraian.

    Jawa Barat berada di posisi puncak dengan angka yang fantastis, yakni 33,26 ribu kasus, disusul Jawa Timur dan Jawa Tengah.

    Total kasus perceraian di seluruh Indonesia sendiri pada tahun 2024 mencapai 100,2 ribu kasus.

    Baca juga : Depresi Akibat Cerai dan Hutang, 2 Warga Lampung Timur Gantung Diri

    Berikut adalah rincian 10 provinsi dengan jumlah kasus perceraian tertinggi berdasarkan data BPS 2024:

    1. Jawa Barat: 33,26 ribu kasus
    2. Jawa Timur: 32,85 ribu kasus
    3. Jawa Tengah: 21,83 ribu kasus
    4. Banten: 2.535 kasus
    5. Lampung: 2.168 kasus
    6. DKI Jakarta: 1.881 kasus
    7. Sumatera Selatan: 778 kasus
    8. DI Yogyakarta: 637 kasus
    9. Kalimantan Timur: 487 kasus
    10. Sulawesi Selatan: 452 kasus

    Parasit Baru

    Selain data statistik, tren penyebab perceraian di Lampung pada tahun 2024 lalu menunjukkan pergeseran fenomena sosial yang mengkhawatirkan.

    Berdasarkan catatan dari sejumlah Pengadilan Agama di wilayah Lampung, tamu tak diundang bernama Judi Online (Judol) dan narkoba kini menjadi salah satu biang kerok hancurnya rumah tangga.

    Meski secara administratif faktor Perselisihan dan Pertengkaran Terus Menerus masih menduduki peringkat pertama sebagai alasan perceraian dalam data BPS, namun akar masalah dari pertengkaran tersebut seringkali bermuara pada faktor ekonomi yang terguncang akibat suami kecanduan judi slot sampai narkoba.

    Banyak istri yang mengajukan gugatan cerai (cerai gugat) mengaku tidak lagi dinafkahi.

    Uang belanja yang seharusnya untuk kebutuhan dapur dan sekolah anak, justru habis digunakan suami untuk deposit judi online.

    Kondisi ini memicu cekcok berkepanjangan yang tak berujung damai.

    Secara umum, berikut adalah 3 faktor dominan yang menjadi pembunuh rumah tangga di Lampung sepanjang 2024:

    • Faktor Narkoba, Ekonomi dan Judi Online: Ketidakstabilan finansial menjadi alasan klasik. Namun di tahun 2024, faktor ini makin parah dengan maraknya akses judi online dan peredaran narkoba yang membuat kepala keluarga terjerat utang dan lalai memberi nafkah.
    • Perselisihan Terus Menerus: Ketidakharmonisan akibat perbedaan prinsip, kurangnya komunikasi, hingga campur tangan pihak ketiga (keluarga/mertua) yang membuat suasana rumah menjadi panas.
    • Meninggalkan Salah Satu Pihak: Kasus di mana suami atau istri pergi meninggalkan rumah tanpa kabar dalam jangka waktu lama (biasanya terkait masalah utang atau orang ketiga).

    Baca juga : TNI Amankan 90 Ribu Ekstasi Pasca Kecelakaan di Tol Lampung KM 136

    Tags: Berita Lampung TerkiniBPS LampungData BPS 2024Faktor EkonomiJudi Online Penyebab CeraiKasus Cerai LampungLampung vs JakartaNarkobaNarkoba di LampungPerceraian di LampungStatistik Perceraian
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Kejari Bandarlampung Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Kredit Himbara, Negara Rugi Rp2,5 Miliar

    Next Post

    Ijtima Ulama Dunia 2025: Pengamanan Dimaksimalkan, Peserta Mulai Masuk Lampung

    Related Posts

    Bandar Lampung 2036: Menanam Ruko, Memanen Hulu, Karya: Mahendra Utama
    Gaya Hidup

    Bandar Lampung 2036: Menanam Ruko, Memanen Hulu, Karya: Mahendra Utama

    11/03/2026
    Lebih Efisien ke Kuala Lumpur atau Jakarta? Ini Analisis Rute Umroh dan Perjalanan dari Lampung
    Gaya Hidup

    Lebih Efisien ke Kuala Lumpur atau Jakarta? Ini Analisis Rute Umroh dan Perjalanan dari Lampung

    22/02/2026
    Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai
    Gaya Hidup

    Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai

    20/02/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 130 Ribu M3 LNG Mendarat di Lampung, PGN Pastikan Stok Aman

      130 Ribu M3 LNG Mendarat di Lampung, PGN Pastikan Stok Aman

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sekongkol Korupsi, Bupati Lampung Tengah, Adik Kandung, dan Anggota DPRD Resmi Rompi Oranye

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bidang Pengawasan Kejati Lampung Terima 15 Aduan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Keindahan dan Sensasi Mendaki Gunung Seminung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Rekrutmen PPPK 2023 Pemkab Lampung Selatan Dibuka, Cek Rinciannya 

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved