Proyek ini tidak hanya akan menghasilkan gula kristal putih (GKP) tetapi juga gula kristal rafinasi (GKR) untuk kebutuhan industri.
Aris Toharisman, menjelaskan bahwa tahap awal proyek ini akan difokuskan pada produksi GKP untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan mencapai target swasembada gula pada tahun 2028.
“Selebihnya kemudian akan menghasilkan gula untuk kebutuhan industri skala rafinasi,” ujarnya pada Rabu, 8 Mei 2024.
Namun, Aris menekankan bahwa rencana untuk memproduksi gula rafinasi akan dilakukan setelah pemerintah yakin kebutuhan gula konsumsi telah terpenuhi dari dalam negeri.
“Diproyeksikan pada tahun 2028, hampir 3,8 juta ton untuk konsumsi langsung. Tahap awal akan difokuskan pada produksi gula konsumsi.
“Dan tahap selanjutnya baru akan memproduksi GKR setelah kebutuhan konsumsi terpenuhi,” pungkasnya.
Baca juga : Mahendra Utama Apresiasi Para Petinggi SupportingCo





Lappung Media Network