Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi terkini, yang berjudul: MotoGP Mandalika 2026: Warisan Sosial dan Kolaborasi Lintas Sektor.
MotoGP Mandalika 2026: Warisan Sosial dan Kolaborasi Lintas Sektor
Oleh: Mahendra Utama*
Talenta Lokal dan Transfer Pengetahuan
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan filosofi pembangunan yang inklusif: “Masyarakat tidak lagi merasa sebagai tamu di Mandalika, melainkan sebagai pemilik sah dari Mandalika”.
Ajang ini membutuhkan sekitar 400 marshal dan 2.500 volunteer, dengan pendaftar volunteer menembus 4.000 orang. Keterlibatan ini bukan sekadar pekerjaan sementara, melainkan ruang transfer of knowledge di mana talenta NTB bersentuhan langsung dengan standar kerja event kelas dunia.
Ini sejalan dengan teori human capital development yang menekankan bahwa pengalaman dalam event internasional meningkatkan kapasitas SDM lokal secara berkelanjutan.
UMKM dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Sebanyak 213 UMKM dilibatkan dalam ajang ini, berasal dari kelompok binaan InJourney Group, Pertamina, Pemprov NTB, dan Pemkab Lombok Tengah.
ITDC menegaskan pelibatan UMKM tetap menjadi prioritas: “Lebih dari 600 UMKM lokal terlibat dalam ekosistem kegiatan dan destinasi”.
Namun, tantangan masih ada jatah UMKM Mataram tahun ini hanya 1 slot, jauh menurun dari tahun sebelumnya. Ini menjadi catatan penting agar distribusi manfaat ekonomi benar-benar merata.
Sinergi Pertamina, Kepolisian, dan Pemerintah Daerah
Pertamina terus mematangkan persiapan melalui berbagai aktivasi, termasuk touring 100 pengendara dan peluncuran TVC menuju Mandalika.
Kepolisian RI melalui Polda NTB mengerahkan 2.667 personel dengan dukungan Mabes Polri dan Polda Bali, serta mendirikan 69 pos pengamanan.
Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja memastikan sinergi dengan ITDC, Korem, dan Pemda untuk kenyamanan seluruh pihak.
Pemerintah Provinsi NTB juga menanggung penuh pembiayaan tim medis melalui rumah sakit daerah sebagai bentuk kontribusi nyata.
Apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan hadir pada 11 Oktober, simbol dukungan negara terhadap sport tourism sebagai motor pembangunan. (*)
——————————————————————–
* Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.





Lappung Media Network