Lappung – Melawan petugas, maling sapi di Lampung Timur ditembak polisi.
Seorang pelaku tindak pidana pencurian hewan ternak sapi terpaksa dilumpuhkan petugas kepolisian, karena nekat melakukan perlawanan saat ditangkap.
Baca juga : 2 Maling Sapi di Lampung Tengah Kepergok Warga, Berawal dari Suara Langkah Kaki
Kapolres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar, didampingi Kasat Reskrim Iptu Johanes EP Sihombing, pada Jumat, 25 Agustus 2023, mengkonfirmasi soal ini.
Johanes menjelaskan, bahwa pelaku berinisial MF (35) warga Kabupaten Pringsewu.
Berdasarkan data pihak kepolisian, pelaku diduga terlibat pencurian sapi, milik HT (31) warga Desa Sumbersari, Kecamatan Sekampung, pada Selasa, 22 Agustus 2023.
Peristiwa diduga dilakukan pelaku dengan cara masuk ke dalam kandang, yang berada dibelakang rumah.
Baca juga : Curi 2 Ekor Sapi, 3 Pria Lansia Diringkus Tekab 308 Polres Lampung Selatan
“Pelaku kemudian membawa kabur seekor sapi betina, senai Rp11 juta,” kata Johanes.
Petugas kepolisian gabungan Satuan Reskrim Polres Lampung Timur dan Polsek Batanghari Nuban, langsung melakukan identifikasi dan mengetahui keberadaan pelaku.
“Ketika proses penangkapan, terpaksa kami memberikan tindakan tegas dan terukur, terhadap pelaku yang sempat melakukan upaya perlawanan,” tegasnya.
Selain pelaku, pihak kepolisian juga turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil merek Suzuki APV dan 1 ekor sapi betina.
Baca juga : Buron Setahun, Spesialis Pencuri Sapi Ditangkap Polres Lampung Tengah
“Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya.
Imbauan Polisi
Sementara, Kapolres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar, menekankan pentingnya kerjasama antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan.
“Kami menghimbau masyarakat untuk bekerja sama dengan kami dalam mengatasi masalah keamanan seperti pencurian ini.
Maling sapi di Lampung Timur ditembak polisi
“Polisi selalu siap untuk melindungi dan mengayomi masyarakat, namun kami juga membutuhkan bantuan dan informasi dari warga untuk mengatasi kejahatan,” ungkap Rizal.
Kepolisian Lampung Timur berharap bahwa dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat dan kerjasama yang kuat antara peternak dan polisi.
“Kasus pencurian hewan ternak dapat dicegah atau diatasi dengan lebih efektif di masa depan,” tandasnya.
Baca juga : Polisi Kunjungi Dua Lokasi Peternakan Sapi di Tulangbawang Antisipasi PMK
