Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Menakar Ambisi Hilirisasi Energi di Kawasan Industri Katibung Lampung » Halaman 2

    Menakar Ambisi Hilirisasi Energi di Kawasan Industri Katibung Lampung

    Editor354 by Editor354
    06/06/2026
    in Saburai
    Hilirisasi Energi di Kawasan Industri Katibung

    Ilustrasi: OpiniMahe: Menakar Ambisi Hilirisasi Energi di Kawasan Industri Katibung Lampung. (Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Rencana ambisius ini mencakup pembangunan kilang minyak berkapasitas 300.000 barel per hari pada tahap awal.

    Dari kilang ini, pasokan komoditas strategis mulai dari LPG, bensin, nafta, bahan bakar pesawat (jet fuel), aspal, hingga fuel oil diproyeksikan mengalir mengisi urat nadi energi nasional.

    Katibung dipilih bukan tanpa alasan matematis; wilayah ini memiliki anugerah posisi berupa pelabuhan alami dengan kedalaman mencapai 24 meter. Kedalaman ekstrim tersebut memungkinkan kapal tanker berukuran sangat besar sekelas Very Large Crude Carrier (VLCC) bersandar langsung tanpa perlu melakukan proses ship-to-ship transfer yang mahal.

    Menguji Katibung dengan Teori Lokasi dan Aglomerasi

    Dilihat dari kacamata ekonomi spasial, ambisi Pemprov Lampung sangat sejalan dengan Teori Lokasi (Location Theory) yang dikembangkan oleh Alfred Weber.

    Weber menyebut bahwa penentuan lokasi industri sangat bergantung pada minimalisasi biaya transportasi dan interaksi spasial material.

    Katibung memenuhi syarat ideal transport-oriented development skala global karena kedalaman lautnya mereduksi ongkos logistik maritim secara masif.

    Namun, mengandalkan keuntungan komparatif alam saja tidak cukup. Tantangan sesungguhnya bagi Gubernur Mirza adalah menciptakan efek eksternalitas positif yang dalam ekonomi pembangunan dikenal sebagai Teori Aglomerasi (Agglomeration Economies) dari Alfred Marshall.

    Kehadiran industri hilir migas harus mampu menarik industri-industri turunan, menciptakan transfer teknologi, serta menumbuhkan pasar tenaga kerja lokal yang terampil (labor pooling).

    Jika tidak dirancang sebagai ekosistem klaster industri yang saling mengikat, Katibung hanya akan menjadi pulau terisolasi (enclave economy).

    Ciri utama dari ekonomi enclave adalah tingginya pertumbuhan angka investasi di atas kertas, tetapi minim keterkaitan ke belakang (backward linkages) maupun keterkaitan ke depan (forward linkages) terhadap perekonomian rakyat di sekitarnya.

    Page 2 of 3
    Prev123Next
    Via: M. Satria
    Tags: #InvestasiLampung#MahendraUtama#PemerhatiPembangunan#RahmatMirzaniDjausalEkonomiPembangunanHilirisasiEnergiLampungKawasanIndustriKatibungOpiniMahe
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    John Herdman Patahkan Kutukan 38 Tahun

    Next Post

    Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya BKN

    Related Posts

    Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya
    Saburai

    Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya BKN

    06/06/2026
    Mengenal Kain Tapis Lampung
    Saburai

    Mengenal Kain Tapis Lampung: Warisan Budaya Nusantara yang Bernilai Seni Tinggi dan Mendunia

    05/06/2026
    Mengurai Pola dan Model Bisnis Gudang SRG
    Saburai

    Mengurai Pola dan Model Bisnis Gudang SRG: Solusi Cerdas Petani Modern Tangkal Harga Anjlok

    04/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Menuai Kesejahteraan Petani Lampung

      Jejak Hilirisasi di Tiga Desa: Mengawal Mesin Pengering, Menuai Kesejahteraan Petani Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengurai Pola dan Model Bisnis Gudang SRG: Solusi Cerdas Petani Modern Tangkal Harga Anjlok

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sore yang Berbeda di ‘Rumah Ketiga’ Warga Bandarlampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Alasan Logis Gubernur Mirza Prioritas Perbaiki Jalan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Capaian Gemilang 16 Bulan Mirza Jihan Pimpin Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Hilirisasi Berbasis Rawa: Strategi Mesuji Lepas dari Kutukan Komoditas

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved