Profesionalisme Birokrasi sebagai Kunci Investasi
Menyadari potensi jebakan struktural tersebut, Gubernur Mirza menggarisbawahi pentingnya mitigasi dan kesiapan tata kelola pemerintahan daerah.
Studi kelayakan menjadi filter awal agar eksekusi di lapangan berjalan linier dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan tidak merugikan daya dukung lingkungan setempat.
“Tentunya dalam pelaksanaannya harus dilaksanakan dengan baik sehingga mampu memberikan manfaat bagi Lampung serta Indonesia. Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung secara profesional agar investasi ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” kata Gubernur Mirza.
Sikap profesional yang ditekankan gubernur merefleksikan pentingnya aspek institusional dalam pembangunan ekonomi. Dalam literatur ekonomi institusional baru (New Institutional Economics) yang digagas Douglass North, efisiensi sebuah pasar atau proyek investasi sangat ditentukan oleh kualitas regulasi dan penegakan hukum (formal institutions).
Kepastian hukum, transparansi perizinan, dan minimnya biaya transaksi siluman (transaction costs) adalah insentif utama bagi investor kelas dunia seperti Samko Holdings Luxembourg Ltd yang mengawal pendanaan proyek Katibung ini.
Menghubungkan Kilang dengan Kesejahteraan Domestik
Dampak ekonomi riil bagi masyarakat Lampung merupakan muara yang dituntut dari setiap kebijakan industrialisasi. Hilirisasi energi di Katibung tidak boleh terjebak pada narasi makro semata.
Kehadiran industri berteknologi tinggi (capital-intensive) sering kali menciptakan ketimpangan baru jika struktur sosial ekonomi lokal tidak siap menyerapnya.
Oleh karena itu, langkah Pemprov Lampung untuk berkoordinasi dengan kementerian terkait guna mempercepat realisasi proyek harus dibarengi dengan strategi peningkatan kapasitas manusia lokal.
Sinkronisasi antara kebutuhan kompetensi kilang minyak dengan kurikulum vokasi dan perguruan tinggi di Lampung adalah harga mati. Langkah ini krusial agar warga lokal tidak sekadar menjadi penonton atau pekerja kasar di tanah kelahiran mereka sendiri.
Katibung memiliki semua modal geografis untuk bertransformasi menjadi poros baru energi maritim di gerbang Sumatra. Kini, keberhasilan megaproyek ini bertumpu pada seberapa konsisten Pemprov Lampung menjaga profesionalisme tata kelola, transparansi studi kelayakan, dan keberpihakan pada penguatan struktur ekonomi domestik. (*)
—————————————————————-
* Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.





Lappung Media Network