Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Mengurai Potensi Ekonomi Lampung Barat: Komoditas yang Stagnan dan Terpuruk

    Mengurai Potensi Ekonomi Lampung Barat: Komoditas yang Stagnan dan Terpuruk

    Editor354 by Editor354
    19/07/2026
    in Saburai
    Mengurai Potensi Ekonomi Lampung Barat

    Ilustrasi: OpiniMahe: Mengurai Potensi Ekonomi Lampung Barat: Komoditas yang Stagnan dan Terpuruk. (Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Mengurai Potensi Ekonomi Lampung Barat: Komoditas yang Stagnan dan Terpuruk.

     

    Mengurai Potensi Ekonomi Lampung Barat: Komoditas yang Stagnan dan Terpuruk
    Oleh: Mahendra Utama*

     

    Sektor pertanian dan perkebunan merupakan tulang punggung ekonomi Kabupaten Lampung Barat. Namun, jika kita membedah lebih dalam, terdapat kontras yang nyata antara komoditas yang menjadi penyelamat ekonomi dengan komoditas yang justru jalan di tempat atau bahkan terpuruk.

    1. Jalan di Tempat dan Terpuruk: Lada dan Kakao

    Lada hitam Lampung (Lampung black pepper) yang dahulu menjadi primadona, kini mengalami stagnasi akut.

    Penurunan luas lahan akibat serangan penyakit busuk batang dan fluktuasi harga yang tidak menentu membuat petani perlahan beralih fungsi lahan. Hal serupa terjadi pada komoditas kakao.

    Peremajaan tanaman yang lambat serta kurangnya penerapan teknologi budidaya dan pasca-panen (hilirisasi) membuat kontribusi kakao terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah cenderung menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir.

    2. Ada dan Berkembang: Kopi Robusta dan Padi (Suoh & Sukau)

    Sebaliknya, Kopi Robusta Lampung Barat tetap berdiri kokoh sebagai motor penggerak ekonomi yang terus berkembang.

    Melalui hilirisasi skala UMKM (kopi bubuk premium dan kopi luwak), nilai tambah komoditas ini terus naik.

    Di sektor pangan, ketahanan beras dari wilayah lumbung padi seperti Kecamatan Suoh, Bandar Negeri Suoh (BNS), dan Sukau menunjukkan performa positif.

    Pasokan beras dari wilayah ini menjadi pilar penting bagi stabilitas pangan regional.

    Mengacu pada Growth Pole Theory (Teori Kutub Pertumbuhan) dari Albert Hirschman, investasi harus diarahkan pada sektor yang memiliki backward dan forward linkage yang kuat.

    Kopi dan padi terbukti memiliki daya ungkit ini, sementara lada dan kakao memerlukan intervensi teknologi dan kepastian pasar agar tidak semakin terpuruk.

    “Pembangunan ekonomi daerah yang tangguh tidak hanya bertumpu pada perluasan lahan, melainkan pada sejauh mana teknologi pasca-panen diadopsi untuk menciptakan nilai tambah di tingkat petani.” (*)
    ———————————————————————
    * Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.

    Via: M. Satria
    Tags: #HilirisasiPertanian#MahendraUtama#PemerhatiPembangunan#PertanianLampungEkonomiLampungBaratKopiRobustaLampungOpiniMahe
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Mudahnya ke Bandung! Penerbangan Langsung Lampung-Bandung Wings Air Kembali Hadir

    Next Post

    Menatap Masa Depan Lampung Barat: Menggali Potensi Geothermal dan Pariwisata Dunia

    Related Posts

    Menatap Masa Depan Lampung Barat
    Saburai

    Menatap Masa Depan Lampung Barat: Menggali Potensi Geothermal dan Pariwisata Dunia

    19/07/2026
    Penerbangan Langsung Lampung-Bandung Wings Air
    Saburai

    Mudahnya ke Bandung! Penerbangan Langsung Lampung-Bandung Wings Air Kembali Hadir

    19/07/2026
    Kunjungan Wamenperin ke Lampung
    Saburai

    Kunjungan Wamenperin ke Lampung: Momentum Lahirnya Klaster Industri Pangan Nasional

    17/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kecubung dan Ganja: Obat Penenang yang Berbeda Nasib Hukum

      Kecubung dan Ganja: Obat Penenang yang Berbeda Nasib Hukum

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kunjungan Wamenperin ke Lampung: Momentum Lahirnya Klaster Industri Pangan Nasional

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 19 Program Riset BRIN-Lampung, dari Singkong hingga Keantariksaan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Lampung dan BRIN Kolaborasi 4 Tahun, Wujudkan Riset untuk Bangun Daerah

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved