Lappung – Mobil Honda Brio bekas tembakan di Lampung Selatan, diduga digunakan sindikat spesialis pencuri pikap.
Penemuan mobil Brio warna merah dengan kondisi bekas tembakan senjata api, masih dalam penyelidikan Satreskrim Polresta Bandarampung.
Baca juga : Pelaku Vandalisme di Masjid Syuhada Way Jepara Diburu Polisi
Mobil itu diduga kuat digunakan pelaku tindak kejahatan yang kini tengah diburu oleh pihak kepolisian.
Bahkan dari dalam mobil juga ditemukan sebuah dompet berisi KTP bernama Andika Yuliandika, warga Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Denis Arya Pura mengatakan, peristiwa itu bermula saat petugas kepolisian melakukan patroli.
Patroli, kata dia, menyasar sejumlah titik lokasi rawan akan tindak kriminalitas.
“Karena saat ini marak terjadi pencurian kendaraan jenis pikap di sejumlah lokasi di Kota Bandarlampung,” jelas Denis, Rabu, 29 Maret 2023.
Ia menyebut, polisi awalnya mengidentifikasi para pelaku yang berjumlah empat orang, menggunakan mobil jenis Honda Brio warna merah.
Baca juga : Kapolres Tulang Bawang Ungkap Modus Pencurian Mobil Pikap, Berawal dari Jual Beli
Hal itu diperkuat dengan rekaman kamera pengawas CCTV di sejumlah lokasi beberapa hari sebelumnya.
“Mobil Honda Brio dengan ciri khusus bagian kap mesin kendaraan berdempul, identik dengan sejumlah TKP pencurian mobil pikap di Bandarlampung,” ujarnya.
Bahkan, pada Sabtu, 25 Maret 2023 lalu, pihaknya sempat memergoki mobil brio warna merah dengan ciri khas tersebut.
Ketika itu, diduga para pelaku hendak beraksi di wilayah Sukarame dan Kemiling, Bandarlampung.
Namun para pelaku yang terdeteksi berjumlah empat orang berhasil melarikan diri.
Mobil Honda Brio bekas tembakan di Lampung Selatan, digunakan sindikat spesialis pencuri pikap
“Mereka merupakan DPO kasus pencurian kendaraan jenis pikap yang sudah diburu sejak tahun 2022 lalu,” terang Denis.
Dari hasil analisa serta bukti petunjuk, pihaknya kemudian melakukan perburuan terhadap terduga pelaku.
“Perburuan ini berdasarkan kendaraan mobil dan ciri khusus yang digunakan para pelaku,” jelasnya.
Bahkan, kata dia, pada Senin 27 Maret 2023, komplotan spesialis pencuri mobil pikap itu terdeteksi di kawasan Tanjungkarang Timur, Bandarlampung.
Polisi berhasil mengendus keberadaan para pelaku, saat akan beraksi di wilayah tersebut.
Baca juga : Polres Lampung Utara Serahkan Mobil Milik Korban Pencurian
Namun, saat Tekab 308 berupaya menghentikan laju mobil yang digunakan para pelaku, sindikat pencuri itu justru menabrak mobil milik anggota.
“Kami pun melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan pelarian para pelaku,” ujar Denis.
Bukannya menyerah, terang Denis, para pelaku justru menembak balik polisi yang menghadang mobil para sindikat tersebut.
Para pelaku berhasil lolos dari sergapan polisi, meski mobilnya berulang kali ditembaki.
“Kami coba mengejar arah pelarian sindikat pencuri itu. Namun hilang jejak di wilayah perkebunan karet Rejomulyo, Lampung Selatan,” katanya.
Sejauh ini Tekab 308 beserta Unit Ranmor Polresta Bandarlampung, masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Pihaknya juga mengaku sudah mengantongi identitas pengemudi dan penumpang mobil Brio merah.
Dimana sebelumnya mobil tersebut ditinggalkan di areal persawahan, Desa Rejomulyo, Jatiagung, Lampung Selatan.
“Kami masih buru sindikat tersebut. Perkembangannya nanti kami sampaikan, mohon doanya saja,” tutup Denis.
Baca juga : Dalam Waktu 14 Jam, 2 Pencuri Mobil Pikap Tertangkap di Pematang Panggang
