Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » PDRB Tinggi, Upah Minimum Tulang Bawang Masih Rendah

    PDRB Tinggi, Upah Minimum Tulang Bawang Masih Rendah

    by Irzon Dwi Darma
    07/02/2025
    in Gaya Hidup
    PDRB Tinggi, Upah Minimum Tulang Bawang Masih Rendah

    Kota Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Foto: Dokumentasi sewukuto

    Share on FacebookShare on Twitter

     Lappung – PDRB tinggi tapi upah minimum di Tulang Bawang masih rendah.

    Kabupaten Tulang Bawang tercatat sebagai daerah terkaya di Provinsi Lampung berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita.

    Baca juga : Pat Gulipat Kekuasaan! CATAHU 2024 LBH Bandarlampung Soroti Kemunduran HAM

    Dari rilis Badan Pusat Statistik yang dikutip Jumat, 7 Februari 2025, pada tahun 2023, PDRB per kapita daerah ini mencapai Rp63,3 juta, tertinggi dibandingkan kabupaten dan kota lain di Lampung.

    Namun, di balik angka besar itu, ada fakta yang bertolak belakang.

    Upah minimum buruh di Tulang Bawang masih rendah, bahkan kalah dibanding beberapa daerah lain di provinsi ini.

    Kaya Sumber Daya

    Seperti diketahui, Tulang Bawang memiliki sektor perkebunan yang kuat.

    Padi, singkong, kopi, kakao, dan kelapa sawit menjadi komoditas andalan yang menopang ekonomi daerah.

    Baca juga : Harga Singkong Anjlok, Fauzi Heri: Petani Lampung Dijajah Gaya Baru!

    Tapi, pekerja yang terlibat dalam sektor ini ternyata belum merasakan kesejahteraan yang sebanding.

    Pada 2025, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tulang Bawang hanya Rp2,89 juta per bulan.

    Jumlah ini memang naik 6,5 persen dari tahun sebelumnya, tetapi masih lebih kecil dibanding Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung dan UMK Kota Bandarlampung.

    Ironi

    Sebagai daerah dengan PDRB tinggi, seharusnya kesejahteraan pekerja ikut meningkat.

    Namun kenyataannya, banyak buruh di Tulang Bawang masih menerima upah rendah.

    Baca juga : Hari Guru Nasional: Kenapa Penghargaan untuk Guru Masih Terabaikan?

    Kondisi ini memunculkan pertanyaan, mengapa daerah sekaya Tulang Bawang belum mampu memberikan upah yang lebih layak?

    PDRB Tinggi Upah Minimum Tulang Bawang Masih Rendah

    Pemerintah daerah dan pelaku usaha diharapkan bisa mencari solusi agar peningkatan ekonomi tidak hanya terlihat dalam angka statistik.

    Tetapi juga benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama para pekerja yang berperan besar dalam roda perekonomian.

    Baca juga : Gaji Tak Dibayar, 7 Eks Pekerja PT Wahana Raharja Gugat BUMD Lampung

    Tags: BPSLampungPDRBProduk Domestik Regional BrutoTulang BawangUMPUMP Tulang BawangUpah BuruhUpah Rendah
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Lampung Tenggara Makin Dekat, Pemkab Lamtim Siap Penuhi Syarat DOB

    Next Post

    Teknologi Bertemu Tradisi, E-Kamus Lampung Hadir untuk Generasi Milenial

    Related Posts

    Gaya Hidup

    9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

    14/07/2026
    Gaya Hidup

    6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

    12/07/2026
    Gaya Hidup

    6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

    11/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Menjelajah Kuliner Metro: Rujak Petir dan Campanella yang Menggoda

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menghubungkan Tokoh Bangsa dan Daerah dalam Peta Bandar Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Gerbang Sumatera Berbayar Mahal: Mengapa Biaya Logistik Lampung Tak Pernah Kompetitif

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Harmoni dan Sejarah: Urgensi Penataan Nama Jalan di Bandar Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menyeruput Ketenangan Pagi Bersama Kopi Robusta Heler Way Kanan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Lampung, Lumbung Bibit Unggul Perkebunan Nasional yang Dinanti

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version