Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » Pelabuhan Panjang Siaga Cacar Monyet, Kapal Asing Wajib Karantina

    Pelabuhan Panjang Siaga Cacar Monyet, Kapal Asing Wajib Karantina

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    04/09/2024
    in Pemerintahan
    Pelabuhan Panjang Siaga Cacar Monyet, Kapal Asing Wajib Karantina

    Kapal bersandar di Pelabuhan Panjang Lampung. Foto : Dokumentasi Antara

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Pelabuhan Panjang siaga cacar monyet kapal asing wajib karantina.

    Kekhawatiran akan penyebaran penyakit cacar monyet atau monkeypox semakin meningkat. 

    Baca juga : Ancaman Virus Nipah di Lampung. Pengawasan Hewan Ternak Impor Diperketat

    Menanggapi hal ini, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas 1 Panjang Lampung telah memberlakukan kebijakan karantina wajib bagi semua kapal yang berasal dari luar negeri dan bersandar di Pelabuhan Panjang.

    “Pelabuhan Panjang sebagai salah satu pintu masuk utama di Lampung, menjadi perhatian khusus kami. 

    “Oleh karena itu, kami tidak ingin mengambil risiko terhadap kesehatan masyarakat,” tegas Kepala BKK Kelas 1 Panjang, Sulistyono, dilansir pada Rabu, 4 September 2024.

    Karantina Ketat di Tengah Laut

    Proses karantina tidak sembarangan. Setiap kapal yang baru tiba akan menjalani pemeriksaan kesehatan secara ketat di tengah laut sebelum diperbolehkan merapat. 

    Tim medis dari BKK Panjang akan langsung naik ke kapal untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh anak buah kapal (ABK).

    “Kami akan memeriksa dokumen kesehatan, memastikan mereka telah divaksinasi sesuai ketentuan, dan menelusuri riwayat perjalanan 21 hari terakhir. 

    Baca juga : 1 Juta Anak Lampung Ditargetkan Imunisasi Polio, Sasar Usia 0-7 Tahun

    “Khususnya, kami akan mencari tahu apakah mereka pernah singgah di negara-negara yang sedang mengalami wabah cacar monyet,” jelas Sulistyono.

    Pelabuhan Panjang Siaga Cacar Monyet Kapal Asing Wajib Karantina

    Selain pemeriksaan dokumen, tim medis juga akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh terhadap setiap ABK. 

    Perhatian khusus diberikan pada kondisi kulit, apakah terdapat ruam atau lesi yang mencurigakan.

    “Jika ditemukan adanya gejala yang mengarah pada cacar monyet, pasien akan segera dirujuk ke rumah sakit rujukan,” kata Sulistyono.

    RSUDAM Jadi Rumah Sakit Rujukan

    Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk penanganan kasus cacar monyet di wilayah Bandarlampung. 

    Sampel dari pasien yang dicurigai terinfeksi akan segera dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    Baca juga : Heboh! Kucing Emas Dikira Harimau di Perkebunan PTPN Wayberulu Pesawaran

    “Kami telah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk menangani kasus cacar monyet. 

    “Tim medis kami telah dilatih dan fasilitas kami telah dilengkapi,” ujar perwakilan dari RSUDAM.

    Selain pemeriksaan kesehatan terhadap ABK, kebersihan kapal juga menjadi perhatian penting. 

    Tim pengawas kesehatan akan memastikan bahwa kapal dalam kondisi bersih dan tidak terdapat hewan atau serangga pembawa penyakit.

    “Kami tidak ingin ada satupun vektor penyakit yang masuk ke wilayah kita. Oleh karena itu, kebersihan kapal harus benar-benar terjaga,” timpal Sulistyono.

    Mpox: Ancaman yang Harus Diwaspadai

    Cacar monyet atau Mpox adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus. 

    Penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita, lesi kulit, atau benda yang terkontaminasi virus.

    Meskipun tidak semematikan penyakit cacar, namun Mpox tetap harus diwaspadai. 

    Gejala awal penyakit ini mirip dengan flu, seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Kemudian akan muncul ruam-ruam pada kulit yang berisi cairan.

    Sulistyono mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan. 

    “Mari kita bersama-sama mencegah penyebaran penyakit ini dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ajaknya.

    Baca juga : Muncul Lagi! Lampung Waspada Wabah Covid-19

    Tags: BKK PanjangCacar MonyetLampungMpox di LampungPelabuhan PanjangVirus Mpox Lampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Novriwan Jaya Lepas Jabatan Sekda Tubaba, Bayana Ambil Alih

    Next Post

    PDIP Putar Haluan di Lampung Timur, Dawam-Ketut Jadi Andalan 

    Related Posts

    Kantor Pertanahan Palangka Raya Lakukan Evaluasi Kinerja
    Pemerintahan

    Kantor Pertanahan Palangka Raya Lakukan Evaluasi Kinerja

    02/09/2026
    Kementerian aTR BPN_3
    Pemerintahan

    ATR BPN Percepat Layanan Pertanahan Lewat Tiga Transformasi

    19/08/2026
    BPHTB Dipangkas Layanan Pertanahan Kota Palangka Raya Makin Ngebut
    Pemerintahan

    BPHTB dan Pertanahan: Integrasi Pelayanan Dipercepat

    11/08/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal

      7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • BUMD Lampung dan Pertamina, Sinergi Strategis Mengerek PAD dan Kesejahteraan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menimbang Optimisme dan Kesiapan Desa Lampung Menuju Ekspor

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Efisiensi Anggaran, Bupati Mesuji Sulap Limbah Tol Jadi Jalan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ekonomi Tumbuh, Kopi Ekspor, dan Bebas Malaria: Sisi Lain Tanggamus

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Meledaknya Bisnis Kuliner di Empat Kawasan Strategis Bandar Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved