Lappung – Pentingnya lahirkan 1 anak perempuan, mitos atau fakta?
Baru-baru ini, pernyataan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr Hasto Wardhana, tentang pentingnya melahirkan satu anak perempuan dalam keluarga, menuai beragam reaksi.
Baca juga : Ini Dia Lokasi Kantor DPRD di Seluruh Lampung, Berikut Tugas dan Fungsi
Banyak yang mengartikan pernyataan ini sebagai kewajiban bagi setiap keluarga untuk memiliki anak perempuan, dan memicu kekhawatiran akan intervensi terhadap hak reproduksi.
Namun, Dr Hasto meluruskan bahwa pernyataannya adalah sebuah candaan dan ajakan untuk merencanakan kehamilan dengan lebih bijak.
Menurutnya, target BKKBN adalah untuk mencapai Total Fertility Rate (TFR) ideal sebesar 2,1, di mana rata-rata setiap perempuan melahirkan 2,1 anak.
Angka ini penting untuk menjaga keseimbangan populasi dan mencapai Penduduk Tumbuh Seimbang (PTS).
Dr Hasto menjelaskan bahwa TFR di Indonesia saat ini sudah mendekati angka ideal, dengan beberapa daerah di Jawa bahkan sudah di bawah 2,0.
Baca juga : Wow! Daerah Ini Mendapatkan Peningkatan IPM Tertinggi di Lampung
Namun, di beberapa wilayah lain, seperti NTT dan Papua, angka kelahiran masih tinggi.
“Bukan berarti setiap keluarga harus memiliki anak perempuan,” kata Hasto, Minggu, 14 Juli 2024.
“Tetapi, dengan rata-rata satu anak perempuan per keluarga, kita dapat membantu mencapai keseimbangan populasi di Indonesia,” jelas dia lagi.
Pentingnya Lahirkan 1 Anak Perempuan: Mitos atau Fakta?
Hasto menambahkan bahwa program Keluarga Berencana (KB) bukan hanya tentang mengatur jumlah anak, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas keluarga.
Baca juga : Sering Dianggap Sehat. 4 Camilan Ini Ternyata Berdampak Buruk
Program KB membantu ibu dan anak terhindar dari risiko kesehatan reproduksi.
Selain itu memberikan kesempatan bagi orang tua untuk merencanakan masa depan keluarga dengan lebih baik.
“Merencanakan kehamilan bukan berarti meniadakan hak prerogatif Tuhan.
“Tetapi, dengan perencanaan yang matang, kita dapat membangun keluarga yang lebih sehat, bahagia, dan sejahtera,” ungkapnya lagi.
Pernyataan Dr Hasto ini tentunya perlu disikapi dengan bijak.
Setiap keluarga memiliki hak dan kebebasan untuk menentukan jumlah anak dan jenis kelaminnya.
Namun, penting untuk diingat bahwa merencanakan kehamilan dan menggunakan program KB yang tepat dapat membawa manfaat bagi kesehatan ibu, anak, dan keluarga secara keseluruhan.
Baca juga : 7 Tanaman Ini Dipercaya Bawa Rezeki dan Keberuntungan
