Pelaku pembegalan leluasa beraksi dengan bersembunyi di balik semak-semak untuk menunggu calon korbannya melintas tanpa ketahuan, lantaran daerah tersebut memang sangat minim penerangan.
Dari penuturan korban, daerah itu memang menjadi kawasan favorit para pelaku begal, yang dalam setiap tahunnya pasti ada saja yang menjadi bahan incaran.
Baca Juga : Warga Tanggamus Setubuhi Pacar Jadi Pesakitan
“Di perkebunan karet Ir. Sutami memang terkenal rawan, daerah situ ya gelap gulita kalau malam, apa lagi di kawasan yang jalannya rusak, sudah sering terdengar pengendara jadi korban pembegalan,” terang Febri, Sabtu 16 Oktober 2021.
Tidak ada warga yang tak berharap pemerintah Kabupaten Lampung Selatan peduli dengan nasib mereka, yang teramat sangat mengharapkan pemberian penerangan di area jalan perkebunan.
Baca Juga : Pemprov Lampung Peringkat 2 Kinerja Pemerintah dari BKN
“Kami sangat berharap Pemerintah peduli dan membuat sepanjang jalan kebun karet Tanjung Bintang ini tidak gelap gulita lagi, agar dapat mengurangi keleluasaan aksi dari para pelaku kejahatan, jangan sampai ada korban lagi,” urainya.
Mirisnya keadaan pencahayaan jalan raya sepanjang perkebunan karet Ir. Sutami ini, bertambah tragis lantaran di wilayah itu terdapat sebuah pembangkit listrik yang aktif menghasilkan listrik, namun di kawasannya sendiri sangatlah minim dari penerangan.
