Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » PTPN I Pasca Transformasi: Jejak Keberhasilan dan Tantangan Ke Depan

    PTPN I Pasca Transformasi: Jejak Keberhasilan dan Tantangan Ke Depan

    Irjen by Irjen
    19/08/2025
    in Ekonomi
    PTPN I Pasca Transformasi: Jejak Keberhasilan dan Tantangan Ke Depan

    Kolase Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas dan Komisaris PT MDT, Mahendra Utama. Foto: Net

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Transformasi besar PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) sejak konsolidasi pada Desember 2023 mulai menunjukkan hasil gemilang.

    Menurut Komisaris PT Mitratani Dua Tujuh, Mahendra Utama, keberhasilan ini bukan sekadar perubahan administratif, melainkan buah dari perbaikan fundamental yang menjadikan PTPN I sebagai lokomotif baru agribisnis nasional.

    Baca juga : PTPN di Era Danantara

    Dalam keterangannya, Selasa, 19 Agustus 2025, Mahendra Utama memaparkan bahwa PTPN I kini bergerak dengan strategi yang lebih produktif, berkelanjutan, dan inklusif.

    Ia menyoroti beberapa capaian kunci yang menjadi tonggak penting dalam babak baru perusahaan perkebunan pelat merah tersebut.

    Kinerja Keuangan Membaik

    Mahendra mengungkapkan, salah satu indikator keberhasilan yang paling jelas adalah pemulihan kinerja keuangan.

    Ia mencontohkan PTPN I Regional 2 yang berhasil mencetak laba sekitar Rp70 miliar pada kuartal I 2025, sebuah lompatan signifikan setelah sebelumnya beroperasi dalam kondisi merugi.

    “Ini adalah bukti nyata bahwa perbaikan di level operasional benar-benar berjalan.

    “Pencapaian ini bukan efek sesaat dari harga komoditas, melainkan hasil dari peningkatan produktivitas tanaman dan efisiensi manajemen yang diterapkan secara disiplin,” jelas Mahendra.

    Baca juga : Jejak 1 Tahun Hygreen, Produk Anak PTPN Group di Pasar Nasional

    Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya komitmen perusahaan terhadap prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG).

    Menurutnya, raihan 3 penghargaan di Indonesia Sustainability Award awal 2025, termasuk “The Best Company for Comprehensive ESG Implementation Practices,” menegaskan bahwa PTPN I serius menyeimbangkan target laba dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

    Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan Nasional

    Mahendra juga mengapresiasi langkah PTPN I dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

    Salah satu wujudnya adalah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyerap puluhan ton beras premium dari Bulog untuk didistribusikan secara terukur.

    Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, yang berkomitmen penuh pada penugasan negara.

    Mahendra mengutip pernyataan Teddy,

    “Kami berkomitmen dalam menjalankan penugasan negara dalam kedaulatan pangan nasional. Kami memahami peran (Bulog) sangat strategis dalam membangun ekosistem yang ramah kepada petani, rakyat, dan pedagang komoditas pangan.”

    “Strategi distribusinya yang tidak tumpang tindih dengan pasar lokal menunjukkan perencanaan yang matang, yaitu menstabilkan harga tanpa merusak ekosistem yang sudah ada,” tambah Mahendra.

    Visi Jangka Panjang: Hilirisasi Kelapa

    Terobosan paling strategis, menurut Mahendra, adalah rencana PTPN I untuk mengembangkan komoditas kelapa di lahan seluas 50 ribu hektare.

    Ia sepakat dengan pandangan manajemen PTPN I bahwa kedaulatan pangan harus dilihat secara lebih luas.

    Baca juga : Karya Anak PTPN Group Mendunia

    “Seperti yang ditegaskan Dirut PTPN I, kedaulatan pangan bukan hanya soal beras, minyak, dan gula.

    “Ada ekosistem bahan pangan pendukung lain yang potensinya luar biasa, dan hilirisasi kelapa adalah salah satunya,” papar Mahendra.

    Rencana pengembangan di berbagai provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, hingga NTT ini dinilainya sebagai langkah visioner yang tidak hanya akan memperkuat ketahanan pangan tetapi juga menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di daerah.

    Jalan Panjang Penuh Optimisme

    Meskipun menunjukkan banyak capaian positif, Mahendra mengingatkan bahwa perjalanan transformasi masih panjang.

    Tantangan seperti fluktuasi harga komoditas, kebutuhan investasi, hingga integrasi budaya korporat pasca merger tetap menjadi agenda penting.

    “Namun, dengan visi yang jelas dari kepemimpinan, khususnya dari Bapak Teddy Yunirman Danas, ada optimisme besar bahwa PTPN I mampu menjadi penopang ketahanan pangan, penyumbang devisa, sekaligus aset strategis nasional.

    “Kuncinya adalah konsistensi, disiplin, dan transparansi,” pungkasnya.

    Baca juga : Sang Pelurus Asam Pucuk, Puisi untuk Guru Besar PTPN

    Tags: AgribisnisBUMN PerkebunanESGGerakan Pangan MurahHilirisasi KelapaHolding PerkebunanKementerian BUMNKetahanan PanganKinerja BUMNLaba PTPN IMahendra UtamaPerkebunan KelapaPT Mitratani Dua TujuhPT Perkebunan Nusantara IPTPN ITeddy Yunirman DanasTransformasi BUMN
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Berawal dari Aksi Panjat Tiang Bendera, Raihan Kini Gowes Sepeda Baru dari Gubernur Lampung

    Next Post

    Terekam CCTV, Penumpang KMP Mufidah Terjun ke Laut Dekat Bakauheni

    Related Posts

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online
    Ekonomi

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online: Panduan Lengkap, Syarat, dan Langkah-Langkahnya

    01/07/2026
    Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, menilai forum internasional World Urban Forum (WUF13) di Baku, Azerbaijan, menjadi momentum penting untuk membenahi arah kebijakan perumahan nasional.
    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Sinergi Danantara-Pemprov Lampung

      Sinergi Danantara-Pemprov Lampung Bangun Pabrik Pakan demi Stabilitas Harga

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Lampung? Strategi Rantai Dingin ID Food dan Danantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dampak Ekonomi Pabrik Pakan Lampung: Jagung Petani Hingga Protein Nasional

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Superblok dan Mal Baru Pacu Ekonomi Bandar Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved