Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Radin Inten Bisa Jadi Hub Udara

    Radin Inten Bisa Jadi Hub Udara

    by Irzon Dwi Darma
    22/09/2025
    in Ekonomi
    Radin Inten Bisa Jadi Hub Udara

    Suasana di Bandara Radin Inten II Lampung. Foto: Mahendra Utama

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Di tengah data jumlah penumpang yang masih tertinggal dari bandara besar lain di Sumatera, Bandara Radin Inten II Lampung dinilai memiliki potensi strategis untuk dikembangkan sebagai hub udara (bandara penghubung) alternatif bagi Jakarta.

    Letaknya yang dekat dengan ibu kota dan didukung infrastruktur konektivitas menjadi modal utama untuk menopang kepadatan lalu lintas udara nasional.

    Baca juga : Membuka Pintu Dunia: Saat Pemerintah Memperbanyak Bandara Internasional

    Berdasarkan data terbaru, jumlah pergerakan penumpang di Bandara Radin Inten II tercatat sekitar 515 ribu orang sepanjang tahun 2024.

    Angka ini menunjukkan perbedaan yang signifikan jika dibandingkan dengan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang yang melayani 2,8 juta penumpang pada periode yang sama, atau Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan 2,75 juta penumpang pada 2023.

    Namun, menurut pemerhati pembangunan Mahendra Utama, angka tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai kelemahan, melainkan sebuah peluang yang belum tergarap maksimal.

    “Angka yang lebih rendah ini justru membuka peluang strategis untuk menjadikan Radin Inten II sebagai hub udara alternatif bagi Jakarta.

    “Saat Bandara Soekarno-Hatta semakin padat, kebutuhan akan bandara pendukung menjadi sangat nyata,” ujar Mahendra Utama, Senin, 22 September 2025.

    Mahendra menjelaskan, posisi geografis Lampung menjadi keunggulan utama.

    Dengan waktu tempuh penerbangan hanya sekitar 30 menit dari Jakarta, ditopang oleh operasional Jalan Tol Trans Sumatera dan Pelabuhan Bakauheni sebagai gerbang utama Jawa-Sumatera, Radin Inten II sangat ideal untuk memainkan peran sebagai simpul transportasi udara.

    Baca juga : Lampung Terbang Tinggi: Penumpang Bandara Radin Inten Melesat 36 Persen 

    “Potensinya bukan hanya melayani penumpang tujuan Lampung, tetapi juga menopang mobilitas regional di wilayah Sumatera bagian selatan,” tambahnya.

    Gagasan ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

    Kementerian Perhubungan sebelumnya telah menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal kuat untuk menjadi air transit hub di tingkat internasional, yang membuka ruang bagi pengembangan bandara-bandara alternatif di luar Jakarta.

    Meski demikian, Mahendra mengakui ada sejumlah tantangan yang harus diatasi untuk merealisasikan potensi tersebut.

    “Konsistensi rute penerbangan, dukungan regulasi yang proaktif dari pemerintah, serta promosi masif untuk menjadikan Lampung sebagai pintu masuk pariwisata dan bisnis adalah kunci utamanya,” tegasnya.

    Ia menyimpulkan, dengan sinergi yang tepat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola bandara, dan maskapai penerbangan, Bandara Radin Inten II memiliki peluang besar untuk bertransformasi dari bandara regional menjadi hub udara yang vital bagi konektivitas nasional.

    Baca juga : Membangkitkan Pariwisata Lampung: Solusi Nyata untuk 3 Kendala Klasik

    Tags: #BandaraAlternatif#EkonomiRegional#HubUdaraLampung#KonektivitasSumatera#TransportasiNasional
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Lampung Selatan Menuju Kabupaten Termaju

    Next Post

    Tembakau Jember: Napas Ekonomi Nusantara

    Related Posts

    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Ekonomi

    Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara, Inilah Daftar Lengkapnya

    28/04/2026
    Ekonomi

    Siapa Saja 16 Bos Subholding Downstream Pertamina?

    27/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Ulasan 10 Ikan Hias Paling Digemari 2026: Cantik, Mudah Dipelihara dan Cocok untuk Pemula

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Fakta Sains Jarang Diketahui: Tapi Nyata, Nomor 3 Bikin Kaget!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Rekomendasi 8 Tempat Wisata Terbaik di Lampung: Ada Pantai Eksotis dan Taman Nasional yang Mendunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengungkap Fakta Kalori Sepiring Nasi Putih: Dampaknya bagi Kesehatan?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Inilah 5 Penyebab Obesitas pada Anak: Dampaknya, Upaya Pencegahan dan Penanganannya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Faktor Risiko Obesitas pada Anak: Penyebab, Dampak, dan Cara Mencegahnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version