Lappung – Pemerhati pembangunan, Mahendra Utama, menyoroti potensi besar yang dimiliki Kabupaten Lampung Selatan untuk menjadi salah satu daerah termaju di Indonesia.
Menurutnya, kombinasi sumber daya alam yang melimpah, posisi geografis strategis, dan kepemimpinan yang visioner menjadi modal utama yang mendorong kabupaten di ujung selatan Pulau Sumatera tersebut.
Baca juga : Kalahkan Morowali, Kualitas Udara Lampung Selatan Terbaik di Tanah Air
“Tidak mudah menemukan daerah dengan kombinasi sempurna seperti ini.
“Lampung Selatan memiliki ketiganya, dan ini adalah momentum besar yang sedang terjadi,” ujar Mahendra Utama dalam analisisnya, Senin, 22 September 2025.
Menurut Mahendra, salah satu pilar utama kekuatan Lampung Selatan adalah kekayaan alamnya, terutama di sektor pertanian.
Ia memuji kecerdasan para petani lokal dalam melakukan diversifikasi tanaman, sehingga tidak hanya bergantung pada satu komoditas.
“Sawah yang membentang, kebun kelapa sawit produktif, hingga kopi robusta berkualitas ada di sana.
“Ketika harga satu komoditas turun, masih ada komoditas lain yang bisa jadi andalan. Strategi ini membuat ekonomi daerah lebih stabil,” jelasnya.
Posisi kabupaten ini sebagai gerbang utama Pulau Sumatera dari Jawa juga dinilai sebagai keuntungan strategis yang mendorong pesatnya sektor logistik dan perdagangan.
Lebih lanjut, Mahendra mengapresiasi duet kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar yang dinilai serius dalam merealisasikan program pembangunan.
Baca juga : Baru 36 Tahun, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Sudah Kantongi Kekayaan Fantastis
Fokus pada hilirisasi produk pertanian menjadi salah satu terobosan yang paling ia soroti.
“Fokus mereka pada hilirisasi patut diacungi jempol. Jadi tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi diolah dulu agar nilai tambahnya tinggi.
“Ini terbukti dengan mulai bermunculannya pabrik pengolahan kelapa sawit hingga industri makanan ringan,” kata Mahendra.
Adaptasi digital juga menjadi faktor pendukung kemajuan.
Menurutnya, para petani milenial dan pelaku UMKM di Lampung Selatan sudah semakin melek teknologi dengan memanfaatkan e-commerce untuk memasarkan produk mereka secara langsung ke konsumen.
Meski demikian, Mahendra mengakui masih ada tantangan yang perlu diatasi, seperti perbaikan infrastruktur jalan, pemerataan sumber daya manusia (SDM) terampil, dan kemudahan akses permodalan bagi UMKM.
Namun, ia tetap optimistis tantangan tersebut dapat diatasi berkat investasi pemerintah daerah di bidang pendidikan dan pelatihan, serta modal sosial masyarakat yang kuat.
“Semangat gotong royong dan etos kerja masyarakatnya luar biasa.
“Saya optimis, dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, Lampung Selatan akan menjadi contoh sukses pembangunan daerah di Indonesia,” pungkasnya.
Baca juga : 3 Pilar Pangan dan Ekonomi Lampung Selatan
