Erick Thohir juga menyatakan rasa kecewanya atas temuan kerugian dalam pengelolaan dana pensiun BUMN.
Dia menggambarkan temuan ini sebagai langkah biadab yang mengenai hak-hak pensiunan.
Terutama setelah tindakan penindakan kasus di Jiwasraya dan Asabri sebelumnya.
“Dalam kurun waktu yang singkat, kita telah menyaksikan beberapa skandal besar yang berdampak negatif pada dana pensiun dan nasib para pensiunan.
“Ini adalah langkah biadab yang merugikan para pensiunan yang telah bekerja keras selama bertahun-tahun,” ujar Erick Thohir.
Erick Thohir juga menegaskan komitmennya untuk mengambil tindakan tegas.
Yaitu memastikan bahwa para pelaku penyimpangan dalam pengelolaan dana pensiun BUMN dihukum sesuai hukum.
Dia menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir tindakan yang merugikan negara dan para pensiunan.
Selain itu, Erick juga menekankan perlunya melakukan reformasi dalam pengelolaan dana pensiun BUMN.
Baca juga : Tol Trans Sumatera Hidupkan UMKM Lampung-Sumsel
Dia mengatakan bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan agar dana pensiun para pensiunan BUMN dikelola dengan transparansi dan integritas yang tinggi.
“Kita harus belajar dari kesalahan masa lalu dan memastikan bahwa pengelolaan dana pensiun BUMN tidak lagi menjadi sumber kontroversi.
“Keamanan dan masa depan para pensiunan harus menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Puncak Gunung Es





Lappung Media Network