Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Inspiratif! Supriyono Sang Penemu Sistem Pagar di Lampung » Halaman 2

    Inspiratif! Supriyono Sang Penemu Sistem Pagar di Lampung

    by Irjen
    22/10/2023
    in Gaya Hidup
    Inspiratif! Supriyono Sang Penemu Sistem Pagar di Lampung

    Supriyono, seorang petani kopi berusia 48 tahun, dari Desa Sekincau, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat. Foto : Yopie Pangkey

    Share on FacebookShare on Twitter

    Menurut Supriyono, banyak petani kopi yang belum mengetahui sistem penanaman ini. 

    Dan walaupun sudah mengetahui, tidak mau mengubah cara menanamnya.

    “Sekarang sudah banyak petani kopi muda, namun saat mereka ingin mengubah cara tanam, mereka terkendala oleh orang tua mereka. 

    “Masih banyak petani usia tua yang masih belum menerima sistem yang mereka anggap baru ini.

    “Dan kalaupun mereka menerima, ada kesulitan lain yang mereka hadapi.

    “Untuk melakukan peremajaan tanaman, ini berarti mereka akan kehilangan penghasilan dari panen kopi selama proses peremajaan hingga panen,” jelasnya.

    Tapi bukan berarti masalah ini tidak ada solusi. Supriyono pun mencontohkan dirinya yang memulai peremajaan dari lahan seluas seperempat hektar dulu.

    Ia berani mengganti tanaman lama di lahan seluas sekitar 2.500 meter persegi itu dengan tanaman baru dan dengan menggunakan sistem pagar.

    “Alhamdulillah sekarang sudah ada sekitar 50 hektar kebun kopi di Lampung Barat dan Tanggamus yang sudah melakukan peremajaan dan menggunakan sistem pagar.

    “Jumlah ini masih sangat sedikit dibandingkan dengan total keseluruhan kebun kopi yang ada di dua kabupaten ini. Tapi ini sudah lebih baik daripada tidak sama sekali,” kata dia. 

    Supriyono Sang Penemu Sistem Pagar di Lampung

    Keberhasilan Supriyono dalam menerapkan sistem pagar telah menginspirasi petani kopi lainnya di Lampung. 

    Baca juga : Rokok Kretek Filter Penyumbang Terbesar Kemiskinan

    Saat ini, sudah banyak petani kopi di Lampung yang mulai menerapkan sistem pagar.

    Supriyono berharap, penerapan sistem pagar dapat meningkatkan produktivitas kopi Lampung dan kesejahteraan petani kopi Lampung.

    Harapan Supriyono berlanjut, saat Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Yuliastuti melirik hasil kerjanya. 

    Pemprov Lampung, dibantu oleh Supriyono, juga mulai mengembangkan penanaman pohon kopi dengan sistem pagar di UPTD Balai Benih Kebun Induk (BBKI) Hanakau di Liwa.

    “Ini adalah penerapan dari program pembangunan perkebunan Provinsi Lampung yang diusung Gubernur Lampung, pak Arinal Djunaidi. 

    “Pemprov berupaya untuk meningkatkan produksi dan meningkatkan nilai tambah petani. Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan kesejahteraan petani.” Kata Yuliastuti, Kamis, 12 Oktober 2023 lalu. 

    “Selain di Sekincau, kami juga telah menanam di demplot kopi BBKI Hanakau Lampung Barat. Model sistem penanaman kopi berupa sistem pagar. 

    “Di mana dalam satu hektar jumlah populasi tanaman sebanyak 4.000 batang. Dengan target produksi 4 ton per tahun,” jelasnya. 

    Yuliastuti menambahkan, Dinas Perkebunan Provinsi Lampung juga telah membangun kebun entres kopi. 

    Yang selanjutnya bisa digunakan sebagai bahan sambung untuk peremajaan tanaman.

    Baca juga : Peringkat 1 Dunia Pengunggah Video Penyiksaan Hewan. Netizen Ragukan Laporan SMACC

    Page 2 of 2
    Prev12
    Via: Yopie Pangkey
    Tags: Desa SekincauKisah Petani KopiKisah SuksesKopiKopi LampungKopi Lampung BaratPetani Kopi LampungPetani Kopi SupriyonoSistem PagarSistem Pagar KopiTanam KopiTanam Kopi Sistem Pagar
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Terapi Wicara Anak. Mahasiswa Itera Buat Boneka Bicara

    Next Post

    Prabowo-Gibran Capres dan Cawapres 2024

    Related Posts

    Gaya Hidup

    9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

    14/07/2026
    Gaya Hidup

    6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

    12/07/2026
    Gaya Hidup

    6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

    11/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Dewan Kawasan Industri Nasional: Terobosan Akselerasi Hilirisasi dan Investasi Berkelanjutan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Lampung, Lumbung Bibit Unggul Perkebunan Nasional yang Dinanti

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Prabowo-Gibran Solid: Clear Facts Behind the Cabinet Seat

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Gerbang Sumatera Berbayar Mahal: Mengapa Biaya Logistik Lampung Tak Pernah Kompetitif

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menunda Gaji Buruh: Dosa Sosial Islam dan Peringatan Keras Rasulullah

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menjelajah Kuliner Metro: Rujak Petir dan Campanella yang Menggoda

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version