Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Dijadwalkan Kembali Dibuka. Taman Nasional Way Kambas Usung Konsep Baru 

    Dijadwalkan Kembali Dibuka. Taman Nasional Way Kambas Usung Konsep Baru 

    by Irjen
    25/10/2023
    in Saburai
    Dijadwalkan Kembali Dibuka. Taman Nasional Way Kambas Usung Konsep Baru 

    Gajah di Taman Nasional Way Kambas. Foto : Arsip TNWK

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Taman Nasional Way Kambas usung konsep baru untuk wisatawan. 

    Taman Nasional Way Kambas (TNWK), salah satu aset alam Indonesia yang berharga, dijadwalkan akan segera dibuka kembali.

    Baca juga : Gajah Mambo di Taman Nasional Way Kambas Mati, Tim Medis Lakukan Nekropsi

    TNWK bakal mengusung konsep yang mengedepankan wisata konservasi yang lebih ramah terhadap lingkungan dan satwa. 

    Sebelumnya, TNWK ditutup sementara karena berbagai alasan.

    Termasuk penyesuaian regulasi terkait retribusi wisata dan menjawab kritikan dari para pecinta satwa terkait eksploitasi satwa.

    Dari informasi yang beredar, TNWK di Kabupaten Lampung Timur akan dibuka kembali pada bulan Desember 2023 mendatang, namun dengan perubahan yang signifikan. 

    Salah satu perubahan utama adalah pengalaman wisata di dalam taman nasional ini. 

    Gajah-gajah yang sebelumnya menjadi daya tarik utama untuk memuaskan para wisatawan tidak akan lagi melakukan kegiatan seperti sebelumnya.

    Konsep baru yang diusung oleh TNWK adalah wisata ramah gajah yang edukatif. 

    Ini berarti para wisatawan yang mengunjungi TNWK akan memiliki kesempatan untuk lebih dekat dengan gajah-gajah ini.

    Tetapi dengan pendekatan yang lebih bertanggung jawab.

    Baca juga : Kandang Habituasi Lampung Cegah Kepunahan Satwa Liar

    Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, menjelaskan bahwa konsep wisata di TNWK akan berubah menjadi ekowisata atau wisata terbatas. 

    Tidak akan ada lagi eksploitasi satwa di dalam taman nasional ini. 

    Satwa hanya akan bisa dinikmati dalam habitatnya yang alami, tanpa sentuhan manusia atau eksploitasi seperti yang terjadi di sirkus.

    “Jadi tidak ada seperti itu lagi, kita nanti menjualnya tentang alam, keindahan, dan pengalaman yang mendidik,” kata Yanyan Ruchyansyah dalam keterangannya, Rabu, 25 Oktober 2023. 

    Taman Nasional Way Kambas Usung Konsep Baru 

    Dalam melanjutkan konsep wisata konservasi yang baru, Yanyan menjelaskan bahwa fokus utama akan diberikan pada penyajian keindahan bentang alam alami.

    Sampai kepada kehidupan alam gajah, dan pengalaman hidup bersama satwa di desa penyangga. 

    “Ini merupakan langkah yang signifikan untuk mempromosikan keberlanjutan dan menjaga esensi alam Way Kambas,” kata dia. 

    Page 1 of 2
    12Next
    Tags: Dinas Kehutanan LampungGajah LampungGajah TNWKGajah Way KambasTN Way KambasTNWKWay KambasWay Kambas DibukaWisata LampungYanyan Ruchyansyah
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Ganjar Pranowo Safari Politik di Lampung 

    Next Post

    LBH Bandarlampung Advokasi 17 Buruh PT Philips Seafood Indonesia

    Related Posts

    Saburai

    5 Capaian Gemilang 16 Bulan Mirza Jihan Pimpin Lampung

    03/06/2026
    Saburai

    7 Alasan Logis Gubernur Mirza Prioritas Perbaiki Jalan

    02/06/2026
    Saburai

    Hilirisasi Berbasis Rawa: Strategi Mesuji Lepas dari Kutukan Komoditas

    01/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta yang Wajib Anda Tahu!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Jejak Hilirisasi di Tiga Desa: Mengawal Mesin Pengering, Menuai Kesejahteraan Petani Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Alasan Logis Gubernur Mirza Prioritas Perbaiki Jalan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen: Solusi Tepat dan Tepercaya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Hilirisasi Berbasis Rawa: Strategi Mesuji Lepas dari Kutukan Komoditas

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Keris sebagai Warisan Budaya Nusantara: Nilai Sejarah, Seni dan Filosofi yang Sarat Makna

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version