Lappung – Masyarakat Lampung diundang untuk menjadi bagian dari sejarah dengan mengikuti salat Jumat perdana di Masjid Raya Al-Bakrie pada Jumat, 12 September esok.
Masjid monumental yang mampu menampung hingga 13000 jemaah ini akan resmi dibuka untuk umum, ditandai dengan ibadah salat Jumat bersama.
Baca juga : Bakrie Power Jajaki Potensi PLTS dan Hydropower di Lampung
Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Koordinator Umum Bakrie untuk Negeri, Rama Anugrah, sebagai momentum untuk mulai memakmurkan masjid terbesar yang pernah dibangun oleh Bakrie Group tersebut.
“Masjid Raya Al-Bakrie adalah persembahan untuk masyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga Lampung untuk hadir bersama-sama, meramaikan, dan memakmurkan rumah ibadah ini, dimulai dari pelaksanaan salat Jumat perdana,” ujar Rama Kamis, 11 September 2025.
Sekadar informasi, peresmian masjid dijadwalkan akan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, tokoh nasional Aburizal Bakrie, serta Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Berdiri megah di atas lahan seluas 2,3 hektare, Masjid Raya Al-Bakrie memiliki arsitektur yang memadukan nilai religius dengan sentuhan budaya lokal Lampung.
Ruang salat utamanya dirancang untuk menampung sekitar 10000 jemaah, ditambah area plaza yang bisa mengakomodasi 2000 hingga 3000 jemaah lainnya.
Pembangunan masjid yang memakan waktu lebih dari 2 tahun sejak peletakan batu pertama pada 20 Februari 2023 ini dirancang oleh firma arsitektur ternama, Urbane, dengan supervisi dari PT Parama Dharma.
Baca juga : Pembangunan Masjid Al-Bakrie Dipastikan Rampung Sebelum Ramadan 2025
Tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, kompleks masjid ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang.
Di antaranya adalah ballroom serbaguna di bagian bawah yang dapat dimanfaatkan untuk acara pertemuan dan pernikahan, area bermain anak, serta plaza kota sebagai ruang terbuka publik.
Rama juga menjelaskan, Masjid Raya Al-Bakrie diproyeksikan menjadi pusat peradaban Islam di Lampung.
Selain untuk ibadah, masjid ini akan menjadi pusat kegiatan dakwah, pendidikan, pengembangan UMKM, hingga destinasi wisata religi baru.
“Harapan kami, banyak kegiatan keumatan dan sosial yang akan lahir dari masjid kebanggaan masyarakat Lampung ini.
“Pembangunannya adalah penghormatan kepada putra daerah Lampung, H. Achmad Bakrie. Sekarang, tugas kita bersama untuk memakmurkannya,” tegas Rama.
Rangkaian acara peresmian akan dilanjutkan dengan Tablig Akbar Damai Indonesiaku pada 13–14 September 2025, yang juga terbuka untuk umum dan akan disiarkan secara nasional.
Baca juga : Pembangunan Masjid Raya Al Bakrie Lampung Dimulai





Lappung Media Network