Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Toyota Bidik Lampung Jadi Basis Produksi Bioetanol, Siap Kucurkan Rp2,5 Triliun

    Toyota Bidik Lampung Jadi Basis Produksi Bioetanol, Siap Kucurkan Rp2,5 Triliun

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    11/11/2025
    in Ekonomi
    Toyota Bidik Lampung Jadi Basis Produksi Bioetanol, Siap Kucurkan Rp2,5 Triliun

    Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu. Foto: Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota Motor Corp., semakin serius mendukung transisi energi di Indonesia.

    Perusahaan ini berencana menanamkan investasi senilai Rp2,5 triliun untuk membangun Ekosistem Industri Bioetanol di Tanah Air, dengan menargetkan Lampung sebagai lokasi prioritas basis produksi.

    Baca juga : Investasi Rp3,2 Triliun, Cargill Resmikan Kilang Minyak Sawit Modern di Lampung

    Langkah strategis tersebut sejalan dengan rencana Pemerintah Indonesia yang akan menerapkan kebijakan mandatori pencampuran bioetanol 10 persen (E10) pada bahan bakar minyak mulai tahun 2027 mendatang.

    Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, mengungkapkan komitmen tersebut usai melakukan kunjungan kerja ke Jepang pekan lalu.

    Menurutnya, investasi jumbo itu diproyeksikan untuk membangun fasilitas dengan kapasitas produksi mencapai 60.000 kiloliter (kL) per tahun.

    “Pemerintah telah menetapkan mandatori E10 mulai 2027 sebagai strategi menekan impor BBM.

    “Kami melihat peluang besar kerja sama dengan Toyota untuk menjadikan Indonesia, khususnya Lampung, sebagai basis produksi bioetanol di kawasan,” ujar Todotua dalam keterangannya, dikutip Selasa, 11 November 2025.

    Pertamina dan Petani

    Lampung dipilih menjadi lokasi proyek percontohan (pilot project) bukan tanpa alasan.

    Wilayah ini dinilai memiliki kesiapan sumber daya alam yang mendukung hilirisasi strategis.

    Baca juga : Investasi Baru di Lampung Timur, Pabrik Sawit PT PSM Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

    Dalam realisasinya nanti, Toyota dijadwalkan akan berkolaborasi dengan Pertamina NRE.

    Todotua menegaskan bahwa rantai pasok industri ini tidak hanya akan dikuasai korporasi besar, tetapi juga memberdayakan ekonomi kerakyatan.

    “Sebagai pioneer project di Lampung, bahan bakunya akan melibatkan petani dan koperasi tani setempat.

    “Komoditas seperti tebu, singkong, dan sorgum akan menjadi andalan.

    “Nantinya, suplai energi juga akan diintegrasikan dengan fasilitas geothermal dan hidrogen milik Pertamina,” jelasnya.

    Untuk mempercepat realisasi, kedua pihak akan segera bergerak.

    “Sepulangnya dari Tokyo, Toyota dan Pertamina langsung melakukan joint study dan kunjungan lapangan ke Lampung.

    “Targetnya, awal 2026 perusahaan patungan (joint venture) sudah terbentuk,” tambah Todotua.

    Sekad informasi, kebutuhan bahan bakar nasional saat ini tercatat lebih dari 40 juta kL per tahun.

    Dengan pemberlakuan mandatori E10 pada 2027, Indonesia setidaknya membutuhkan pasokan sekitar 4 juta kL bioetanol.

    Kesiapan infrastruktur produksi menjadi krusial agar momentum ini tidak hilang.

    Toyota sendiri dinilai sebagai mitra yang tepat karena telah memiliki teknologi kendaraan flex-fuel yang kompatibel dengan bioetanol, bahkan hingga campuran E20 yang sudah teruji efisien dan ramah lingkungan.

    Selain itu, kolaborasi riset Toyota dengan Research Association of Biomass Innovation for Next Generation Automobile Fuels (RABIT) di Jepang juga membuka peluang pengembangan bioetanol generasi kedua.

    Teknologi ini memungkinkan pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku, yang sangat relevan dengan kondisi agrikultur Indonesia yang melimpah.

    Baca juga : Potensi Hilirisasi Lampung Rp130 Triliun Menganggur, Gubernur Ajak Investor

    Tags: BBM HijauBioetanolE10 2027Energi Baru TerbarukanHilirisasiInvestasi ToyotaLampungMandatori E10Pertamina NRETodotua PasaribuToyota
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Elektabilitas Gerindra Melesat ke 29,4 Persen, Tinggalkan Jauh PDIP dan Golkar

    Next Post

    Rapor KLA 2025, 4 Kabupaten di Lampung Turun Kelas

    Related Posts

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur
    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved