Lappung – Satu tahun pasca pelantikan pemerintahan baru, peta kekuatan politik di parlemen menunjukkan perubahan signifikan.
Baca juga : Dampak Survei Eropa bagi Indonesia
Partai Gerindra mencatatkan kenaikan elektabilitas yang tajam, meninggalkan para pesaing terdekatnya, PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar, dengan selisih yang cukup lebar.
Hal ini terekam dalam survei nasional terbaru yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia periode 20-27 Oktober 2025.
Dalam simulasi pemilihan anggota DPR RI jika diadakan saat ini, Partai Gerindra unggul di posisi teratas dengan elektabilitas mencapai 29,4 persen.
Angka tersebut terpaut jauh dari posisi kedua yang ditempati PDIP dengan perolehan 9,4 persen.
Sementara itu, Partai Golkar membuntuti tipis di posisi ketiga dengan elektabilitas 8,9 persen.
Kenaikan signifikan dukungan terhadap Partai Gerindra ini dinilai selaras dengan situasi kondusif di tahun pertama pemerintahan yang mendorong penguatan dukungan politik bagi Prabowo Subianto sebagai presiden, dan juga berimbas positif kepada partai yang dipimpinnya.
Baca juga : Buntut Keracunan MBG Lampung, BPS Pertajam Survei Keamanan Pangan
Selain 3 besar tersebut, sejumlah partai lain yang diprediksi lolos ke Senayan antara lain Partai Demokrat dengan 7,7 persen, disusul PKB sebesar 6,8 persen, dan Partai NasDem dengan 5,4 persen.
PKS dan PAN juga masih berada di kisaran ambang batas parlemen, masing-masing dengan 3,9 persen dan 3,5 persen.
Survei ini juga mencatat masih ada sekitar 19,7 persen responden yang belum menentukan pilihan atau tidak menjawab (undecided voters.
Angka itu menunjukkan masih adanya potensi pergeseran suara di masa mendatang.
Sebagai informasi, survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden di seluruh provinsi di Indonesia.
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca juga : Evaluasi Setahun Pemerintahan, Kepuasan Tinggi, Ekonomi Masih Jadi Pekerjaan Rumah





Lappung Media Network