Lappung – UIN Raden Intan-TSU Rusia teken MoU pendidikan beasiswa S2 hingga S3.
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggandeng salah satu kampus di Rusia untuk mengakselerasi program internasionalisasi kampus.
Baca juga : Tambah 9, UIN Raden Intan Lampung Punya 39 Guru Besar
Kerja sama kedua pihak ini ditandai dengan penandatanganan kesepahaman bersama oleh masing-masing rektor.
Rektor UIN Lampung Prof Wan Jamaluddin bersama Wakil Rektor Bidang Internasional Tomsk State University (TSU) Rusia Prof Artem Yu Rykun menandatangani nota kesepahaman (MoU).
Penandatanganan berlangsung di Surabaya di sela-sela kegiatan Russian Day yang diikuti TSU.
Penandatanganan MoU ini merupakan kelanjutan dari pertemuan Prof Wan dan Prof Rykun saat menghadiri forum alumni Rusia.
Yaitu, The Forum of Foreign Graduates of Soviet and Russian Universities, Representatives of Educational and Healthcare Systems in Asia, di Hanoi belum lama ini.
Baca juga : 20 Pejabat Baru UIN Raden Intan Lampung Dilantik
Dalam pertemuan itu, Prof Wan dan Prof Rykun bersepakat akan menindaklanjuti penandatanganan MoU dengan berbagai aktivitas.
Salah satunya dengan kerja sama program beasiswa.
TSU menawarkan program beasiswa S2/S3 dalam bidang kajian sains.
Di antaranya biologi, fisika, jurnalisme, digital media, ekonomi dan pendidikan yang disajikan dalam bahasa Rusia dan Inggris.
Beasiswa ini dapat diakses, baik melalui skema pemerintah Rusia maupun kampus TSU.
Pasalnya, saat ini banyak mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di TSU, baik level master maupun doctoral degree.
Baca juga : Di Thailand, Mahasiswa UIN RIL Meriahkan Sanggar Bahasa dan Sastra Melayu
TSU juga menawarkan short program melalui winter school bagi mahasiswa internasional.
UIN Raden Intan-TSU Rusia MoU Beasiswa S3
Rektor UIN RIL Prof Wan Jamaluddin mengatakan bahwa dengan dilakukannya penandatanganan MoU ini, maka dapat membuka peluang bagi dua universitas melakukan kolaborasi.
“Kolaborasi itu dapat dilakukan dalam bidang akademik antara lain student and staff exchange, joint research, publication and conference,” ujarnya, pada Jumat (17/11/2023).
Pada kesempatan tersebut, Prof Wan juga mengundang pihak TSU untuk memberikan international guest lecturer series.
Pemberian itu bagi sivitas akademika UIN Raden Intan dan cultural camp bagi mahasiswa Rusia di tahun 2024.
“Dalam jangka panjang tidak menutup kemungkinan, UIN Raden Intan dan TSU akan menjajaki joint degree program.
“Seperti yang sudah dilakukan oleh kampus mitra TSU di Indonesia,” tandasnya.
Baca juga : KH Ahmad Hanafiah Pejuang Lamtim Digelari Pahlawan Nasional




Lappung Media Network