Lappung – Wamendagri tekankan persiapan TPS dan mitigasi bencana untuk Pilkada Lampung.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memastikan bahwa seluruh persiapan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kota Bandarlampung sudah berjalan sesuai rencana.
Baca juga : Drama Pilkada Metro: Wahdi Kembali Bertarung, Qomaru Zaman Terdiskualifikasi
Dalam keterangannya yang disampaikan pada Sabtu, 23 November 2024, Bima Arya menyebutkan bahwa kebutuhan logistik Pilkada telah terpenuhi dengan baik dan berjalan on track.
“Kita pastikan sejauh ini semuanya on the track, sesuai jadwal,” ujar Bima Arya, menegaskan bahwa tidak ada kendala berarti dalam penyediaan logistik yang diperlukan untuk menyukseskan Pilkada mendatang.
Namun, persiapan tidak hanya berfokus pada kelengkapan materi pilkada semata.
Bima juga menekankan pentingnya mitigasi bencana sebagai bagian dari rencana pengamanan dan kelancaran Pilkada, mengingat beberapa daerah di Lampung rentan terhadap bencana alam, terutama banjir.
Menurut Bima, para pemangku kepentingan telah merencanakan langkah-langkah konkret untuk menghadapi kemungkinan terburuk.
Termasuk kondisi di mana Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak dapat diakses oleh pemilih.
“Mitigasi bencana sangat penting, kita perlu memiliki rencana cadangan, seperti ketika hujan lebat membuat TPS sulit diakses.
Baca juga : Bawaslu Bandarlampung Identifikasi 447 TPS Rawan Gangguan Pilkada 2024
“Maka kita harus siap untuk segera memindahkan lokasi TPS ke titik yang lebih aman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bima mengungkapkan bahwa pihaknya juga mendorong untuk segera menyelesaikan pengadaan TPS yang ramah bagi pemilih disabilitas.
Sehingga hak suara semua lapisan masyarakat dapat terakomodasi dengan baik.
Ia berharap kolaborasi antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait dapat menciptakan pelaksanaan Pilkada yang inklusif dan lancar.
Prioritas Pada Pemilih di Pulau Terluar
Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengungkapkan perhatian khusus terhadap pemilih yang berada di wilayah terpencil, seperti pulau-pulau terluar di Provinsi Lampung.
Menurutnya, pemilih yang tinggal di lokasi-lokasi tersebut membutuhkan perhatian lebih dalam hal logistik dan pencatatan data pemilih.
“Perekaman data pemilih di wilayah pulau terluar harus dimaksimalkan, supaya tidak ada pemilih yang tertinggal.
“KPU setempat memiliki data tentang TPS yang jauh, dan tentu saja ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tambahnya.
Keamanan Logistik Jadi Fokus Utama
Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika turut mengungkapkan bahwa pengamanan jalur distribusi logistik Pilkada akan menjadi fokus utama pihak kepolisian.
Baca juga : Ribuan Surat Suara Pilkada di Lampung Rusak, Distribusi Ulang Dimulai
Kapolda menekankan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai upaya untuk memastikan bahwa logistik pilkada dapat sampai dengan aman ke daerah-daerah yang jauh, termasuk pulau-pulau terluar.
“Untuk masyarakat yang berada di pulau terluar, kami sudah menyiapkan kapal patroli di beberapa titik untuk memastikan distribusi logistik Pilkada sampai tepat waktu,” kata Helmy.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga siap bekerja sama dengan KPU setempat dan instansi terkait lainnya untuk mengatasi segala kekurangan yang mungkin timbul selama proses distribusi logistik.
Wamendagri Tekankan Persiapan TPS dan Mitigasi Bencana untuk Pilkada Lampung
Kolaborasi antara berbagai elemen penyelenggara Pilkada menjadi kunci sukses dalam pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024 di Lampung.
Baik Bima Arya, Kapolda Lampung, maupun pihak KPU setempat, semua sepakat untuk menjadikan persiapan Pilkada sebagai prioritas utama dan memastikan bahwa proses demokrasi berjalan tanpa hambatan.
“Kami optimistis bahwa dengan persiapan matang, kolaborasi yang baik antara pemerintah, kepolisian, TNI, dan KPU, Pilkada 2024 di Lampung akan berjalan dengan lancar, aman, dan sukses,” ujar Bima Arya menutup keterangannya.
Dengan langkah mitigasi yang tepat dan persiapan yang terstruktur, Pilkada 2024 di Lampung diharapkan dapat menjadi contoh penyelenggaraan pemilu yang tidak hanya sukses secara logistik.
Tetapi juga menjamin partisipasi aktif seluruh masyarakat tanpa terkendala oleh hambatan bencana atau jarak.
Baca juga : 4 Lembaga di Lampung Sepakat Awasi Kampanye Media Pilkada 2024
