Shelvy menyatakan bahwa lonjakan ini telah diprediksi sebelumnya, mengingat libur Lebaran tahun ini relatif lebih panjang.
“Kami memperkirakan sekitar 30.000 kendaraan kecil akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak pada tanggal 27 hingga 29 Maret mendatang.
“Oleh karena itu, pengalihan sebagian antrean kendaraan ke Pelabuhan Indah Kiat menjadi langkah antisipasi agar tidak terjadi penumpukan hingga jalan utama,” jelasnya.
WFA Picu Mudik Lebih Awal Pelabuhan Merak Sesak
Untuk mendukung kelancaran arus mudik lebih awal ini, ASDP juga menerapkan kebijakan diskon tarif hingga 36 persen atau tarif satu harga untuk layanan ekspres lintasan Merak-Bakauheni mulai Senin, 24 Maret hingga Minggu, 30 Maret 2025.
Baca juga : Hati-hati! 39 Titik Jalan Nasional di Lampung Rawan Longsor Saat Mudik
Diskon ini berlaku untuk pejalan kaki serta kendaraan Golongan IVA, IVB, VA, dan VIA dengan tujuan mendorong pemerataan arus penyeberangan.
Selain itu, ASDP menerapkan strategi distribusi kendaraan. Mobil pribadi dan bus diarahkan melalui Pelabuhan Merak, sementara sepeda motor serta truk Golongan VB dan VIB dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan.
Untuk truk dengan golongan yang lebih besar, yaitu VII, VIII, dan IX, akan diarahkan menuju Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).
Di jalur tol, kendaraan dari Exit Tol Cilegon Timur akan diarahkan ke Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ, sementara kendaraan dari Exit Tol Merak akan masuk sesuai dengan jadwal check-in yang telah ditentukan.
Tidak hanya dari Jawa ke Sumatera, pergerakan penumpang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni juga mengalami peningkatan.
Data dari Posko Bakauheni mencatat, pada H-9, total penumpang yang menyeberang mencapai 37.465 orang, naik 38 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 27.208 orang.
Kendaraan roda empat tercatat sebanyak 3.211 unit, meningkat 20 persen dibandingkan 2.685 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Shelvy Arifin menambahkan bahwa antrean kendaraan yang terjadi pada akhir pekan kemarin juga dipengaruhi oleh peningkatan jumlah pemudik yang signifikan serta dampak dari perbaikan Dermaga VI Merak.
“ASDP tengah mempercepat perbaikan Dermaga VI pasca insiden tertabraknya KMP Portlink III.
“Saat ini, proses bongkar muat kendaraan dimaksimalkan melalui rampa samping kapal menuju car deck, yang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan mekanisme normal,” terangnya.
ASDP terus berupaya mengoptimalkan layanan agar perjalanan pemudik tetap lancar.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk mematuhi jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket dan tiba di pelabuhan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
“Kami memastikan kendaraan yang tiba sesuai dengan jadwal tiket akan mendapatkan prioritas antrean untuk naik kapal.
“Kami berterima kasih atas kerja sama seluruh pengguna jasa dalam menciptakan perjalanan yang lebih tertib dan nyaman,” pungkas Shelvy.
Baca juga : Hemat Biaya Mudik! ASDP Pangkas Tarif Kapal Express hingga 36 Persen di Merak-Bakauheni
