Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Budaya » 3 Situs Lampung Cagar Budaya Nasional » Halaman 2

    3 Situs Lampung Cagar Budaya Nasional

    by Irjen
    06/11/2023
    in Budaya
    3 Situs Lampung Cagar Budaya Nasional

    Kolase situs Prasasti Palas Pasemah (atas), Batu Bedil (kiri) dan Batu Brak (kanan). Foto : Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Ketiga situs yang diusulkan oleh TACB Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi bagian integral dari cagar budaya nasional.

    Baca juga : Metro Menjadi Kota Pertama Dalam Menetapkan Cagar Budaya di Lampung

    Dan proses pengakuan ini akan memberikan penghargaan yang layak atas kekayaan sejarah dan budaya Lampung yang unik.

    3 Situs Lampung Cagar Budaya Nasional

    Situs Palas Pasemah 

    Prasasti Palas Pasemah adalah sebuah prasasti pada batu peninggalan Sriwijaya ditemukan di Palas Pasemah, tepi Way (Sungai) Pisang, Lampung Selatan. 

    Meskipun tidak berangka tahun, tetapi dari bentuk aksaranya diperkirakan prasasti itu berasal dari akhir abad ke-7 Masehi.

    Isinya mengenai kutukan bagi orang-orang yang tidak tunduk kepada Sriwijaya. 

    Batu ini ditemukan oleh warga desa pada tanggal 5 April 1956 di Kali Pisang, anak sungai Way Sekampung, Desa Palas Pasemah, Kabupaten Lampung Selatan.

    Batu Bedil 

    Situs Megalitik Batu Bedil secara administratif berada di Jalan Air Bakoman, Dusun Batu Bedil, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus.

    Pada situs ini terdapat sebuah menhir berukuran besar dan tinggi yang oleh masyarakat setempat dinamakan dengan Batu Bedil.

    Dinamakan demikian dikarenakan dulunya sering terdengar adanya bunyi letusan.

    Menhir Batu Bedil ini memiliki ukuran lebar kurang lebih 109 cm dan tinggi 220 cm.

    Selain Batu Bedil pada lokasi tersebut juga banyak ditemukan batu-batu tegak, lumpang batu, altar batu/dolmen, dan batu bergores.

    Batu Brak

    Batu Berak adalah situs megalitik bersejarah yang terletak di Desa Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu, Lampung Barat.

    Situs ini juga disebut dengan situs Kebon Tebu. Brak sendiri merupakan istilah dari bahasa Lampung yang artinya sejajar.

    Bila digabungkan, nama situs tersebut berarti batu sejajar. Di situs tersebut memang tampak batu-batu kuno yang berjajar rapi.

    Situs Batu Brak diyakini menjadi lokasi diadakannya upacara pengorbanan di masa lalu.

    Dengan luas 3,5 hektar situs ini menyimpan 40 batu menhir, 38 batu dolmen, 2 batu datar, dan beberapa batu kelompok.

    Situs ini ditemukan oleh masyarakat lokal sekitar tahun 1931. 

    Pada 1994 dan 1989 di tempat terpisah dilakukan pemugaran berupa rekonstruksi dan reposisi batuan terkait situs ini oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

    Baca juga : Melestarikan Budaya Lewat Pelatihan Sulam Tapis

    Page 2 of 2
    Prev12
    Tags: Batu BedilBatu BrakBudaya LampungCagar Budaya LampungCagar Budaya NasionalSitus LampungSitus Palas PasemahTACBNTim Ahli Cagar Budaya Nasional
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Adi Prayitno Sikapi Pernyataan Puan Maharani

    Next Post

    Ridwan Kamil Perkuat TKN Prabowo-Gibran. Rosan: Kami Rangkul Semua Kalangan

    Related Posts

    Budaya

    Aturan Baru! Saat Kamis Beradat, Dilarang Gengsi Bicara Bahasa Lampung

    15/01/2026
    Budaya

    Festival Kreasi Inklusi Indonesia 2025: Dukung Hak Disabilitas

    29/11/2025
    Budaya

    Unik, Jersey Festival Way Kambas Padukan Ikon Gajah dan Situs Purba

    10/11/2025
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version