Lappung – 34 persen warga Lampung Barat tak tuntas pendidikan dasar.
Potret dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Barat, Lampung, menunjukkan tantangan serius yang harus segera diatasi.
Baca juga : BPKP: Lampung Peringkat 4 Korupsi Pendidikan
Data terbaru yang dikutip pada Rabu, 11 Juni 2025, dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) per akhir 2024 mengungkapkan fakta yang memprihatinkan.
Sekitar 34 persen dari total penduduk di wilayah tersebut bahkan tidak berhasil menamatkan jenjang pendidikan dasar.
Angka ini menjadi alarm bagi kualitas sumber daya manusia (SDM) di kabupaten berjuluk Bumi Sekala Bekhak tersebut.
Dari total populasi yang mencapai 313,76 ribu jiwa, lebih dari sepertiganya berada dalam kondisi rentan secara pendidikan.
Secara rinci, angka 34 persen tersebut berasal dari 2 kelompok.
Kelompok terbesar adalah penduduk dengan status Tidak/Belum Sekolah yang mencapai 22,56 persen atau setara dengan 70.780 jiwa.
Angka ini diperparah dengan 11,79 persen lainnya, atau sekitar 36.990 jiwa, yang tercatat Belum Tamat SD.
Baca juga : Lampung Genjot Kualitas Pendidikan Demi Generasi Emas 2045
Jika dijumlahkan, lebih dari 107 ribu warga Lampung Barat tidak memiliki ijazah Sekolah Dasar.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan jumlah penduduk yang mampu mengenyam pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
Data Dukcapil menunjukkan bahwa hanya 3,61 persen warga yang berhasil meraih gelar diploma maupun sarjana.
Jumlah lulusan Sarjana (S1) hanya berada di angka 2,53 persen.
Sementara itu, lulusan Magister (S2) dan Doktor (S3) sangat minim, masing-masing hanya 0,11 persen dan 0,005 persen.
Bahkan, jumlah penduduk bergelar doktor di seluruh kabupaten hanya tercatat sebanyak 15 jiwa.
Adapun kelompok terbesar dalam piramida pendidikan di Lampung Barat adalah penduduk yang Tamat SD, dengan proporsi mencapai 30,65 persen atau 96.150 jiwa.
Baca juga : Aliansi Mahasiswa Lampung: Indonesia Cemas, Darurat Pendidikan!
Berikut adalah rincian lengkap komposisi penduduk Kabupaten Lampung Barat berdasarkan jenjang pendidikan tertinggi yang ditamatkan per akhir 2024:
- Tidak/Belum Sekolah: 70.780 jiwa (22,56 persen)
- Belum Tamat SD: 36.990 jiwa (11,79 persen)
- Tamat SD: 96.150 jiwa (30,65 persen)
- SMP/Sederajat: 50.540 jiwa (16,11 persen)
- SMA/Sederajat: 47.960 jiwa (15,29 persen)
- Diploma I/II: 1.069 jiwa (0,34 persen)
- Diploma III: 1.957 jiwa (0,62 persen)
- Strata 1 (S1): 7.930 jiwa (2,53 persen)
- Strata 2 (S2): 350 jiwa (0,11 persen)
- Strata 3 (S3): 15 jiwa (0,005 persen)
34 Persen Warga Lampung Barat Tak Tuntas Pendidikan Dasar
Data ini menjadi cerminan nyata mengenai tantangan besar yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan seluruh pemangku kepentingan.
Angka putus sekolah yang tinggi serta rendahnya partisipasi di jenjang pendidikan menengah dan tinggi berpotensi menghambat laju pembangunan daerah dan upaya pengentasan kemiskinan.
Diperlukan intervensi kebijakan yang strategis dan tepat sasaran untuk memutus mata rantai masalah pendidikan ini.
Baca juga : Pendidikan di Pesisir Barat: Mayoritas Lulusan SD, Hanya 0,006 Persen Bergelar Doktor





Lappung Media Network