Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Rokok Kretek Filter Penyumbang Terbesar Kemiskinan

    Rokok Kretek Filter Penyumbang Terbesar Kemiskinan

    Irjen by Irjen
    16/10/2023
    in Ekonomi
    Rokok Kretek Filter Penyumbang Terbesar Kemiskinan

    Ilustrasi orang merokok. Foto : Arsip Quora

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Rokok kretek filter jadi penyumbang terbesar kedua kemiskinan. 

    Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa rokok kretek filter telah menduduki posisi kedua sebagai komoditas makanan penyumbang garis kemiskinan di Indonesia. 

    Baca juga : Kaji Kemiskinan Ekstrem, Dosen Unila Raih Doktor di UGM

    Angka yang mengejutkan ini adalah hasil dari Profil Kemiskinan di Indonesia Maret 2023 yang dirilis pada Juli.

    Menurut data yang dikeluarkan oleh BPS, pada periode Maret 2023, komoditas makanan berkontribusi sebesar 73 persen terhadap garis kemiskinan di perkotaan dan mencapai 76,08 persen di pedesaan. 

    Ini merupakan indikasi nyata akan permasalahan serius yang dihadapi oleh sebagian besar penduduk Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.

    Namun yang lebih mengejutkan adalah bahwa rokok kretek filter jadi penyumbang terbesar kemiskinan, dan telah menduduki peringkat kedua sebagai penyumbang garis kemiskinan. 

    Angka menunjukkan bahwa rokok kretek filter berkontribusi sebesar 12,14 persen di perkotaan dan 11,34 persen di pedesaan. 

    Baca juga : 2 Ribu Warga Tulangbawang Barat Terdampak Kemiskinan Ekstrem

    Angka-angka tersebut bahkan melebihi sejumlah komoditas makanan lainnya seperti telur, mie instan, dan kopi.

    BPS juga mencatat bahwa beras, sebagai komoditas makanan utama, tetap mendominasi sebagai penyumbang garis kemiskinan terbesar di Indonesia. 

    Di perkotaan, beras berkontribusi sebesar 19,35 persen, sementara di pedesaan mencapai 23,73 persen. 

    Hal ini menunjukkan betapa pentingnya upaya untuk memastikan ketersediaan beras yang cukup bagi masyarakat Indonesia.

    BPS pun menyatakan keprihatinan atas fakta bahwa rokok kretek filter menjadi penyumbang garis kemiskinan yang signifikan di Indonesia. 

    BPS menekankan pentingnya memahami dampak sosial dan ekonomi dari konsumsi rokok, terutama di kalangan masyarakat dengan tingkat pendapatan rendah.

    Tentu saja, data ini menunjukkan adanya tantangan yang serius dalam upaya mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia. 

    Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi nirlaba, dan masyarakat sipil.

    Hal itu untuk mencari solusi yang dapat mengurangi ketergantungan pada komoditas seperti rokok kretek filter.

    Hingga memperkuat akses masyarakat terhadap pangan yang lebih berkualitas.

    Sementara rokok kretek filter mungkin masih menjadi salah satu penyumbang garis kemiskinan yang signifikan.

    Data ini harus menginspirasi tindakan yang lebih luas dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup penduduk Indonesia.

    Baca juga : Nggak Usah Khawatir! Zulkifli Hasan Klaim Stok Beras Lampung Aman

    Berikut data lengkap yang dilansir dari laman Badan Pusat Statistik, Senin, 16 Oktober 2023. 

    Maret 2023, komoditas makanan yang memberikan sumbangan terbesar pada garis kemiskinan (GK) di perkotaan maupun di pedesaan, pada umumnya hampir sama. 

    Beras masih memberi sumbangan terbesar, yakni sebesar 19,35 persen di perkotaan dan 23,73 persen di pedesaan.

    Rokok kretek filter memberikan sumbangan terbesar kedua terhadap GK, sebesar 12,14 persen di perkotaan dan 11,34 persen di pedesaan.

    Komoditas lainnya adalah daging ayam ras 4,53 persen di perkotaan dan 2,93 persen di pedesaan.

    Telur ayam ras 4,22 persen Di perkotaan dan 3,34 persen di pedesaan.

    Mie instan 2,56 persen di perkotaan dan 2,24 persen di pedesaan.

    Gula pasir 1,69 persen di perkotaan dan 2,35 persen di pedesaan.

    Komoditas bukan makanan yang memberikan sumbangan terbesar, baik pada GK perkotaan dan pedesaan.

    Perumahan 8,81 persen di perkotaan dan 8,38 persen di pedesaan.

    Bensin 3,96 persen di perkotaan dan 3,78 persen di pedesaan.

    Listrik 3,10 persen di perkotaan dan 1,78 persen di pedesaan.

    Baca juga : Pulau Jawa Dominan. Lampung Urutan 10 PNS Terbanyak

    Tags: BPSGaris KemiskinanKemiskinan di LampungMerokok MiskinPenyumbang KemiskinanProfil KemiskinanRokok Penyebab Kemiskinan
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres Ditolak. Gibran: Ndak Apa-apa

    Next Post

    Gugatan Terkabul, Gibran Cawapres Prabowo

    Related Posts

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur
    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved