Lappung – Kebun kopi warga Lampung Barat dirusak kawanan gajah liar
Sejumlah gajah liar kembali meneror warga di Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat.
Baca juga : Gajah Riska TNWK Beranak Lagi
Kawanan gajah ini merusak kebun kopi milik warga di Pemangku Rowo Agung, Desa Rowo Rejo, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Pembina Satgas Konflik Gajah Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS), Sugeng Hari Kinaryo Adi, menyatakan bahwa gajah liar tersebut kini berada sekitar 50 meter dari pemukiman warga.
“Gajah liar sore ini berada di Rawa Agung bawah, sudah mendekati ke Simpang Mada dan 50 meter dari pemukiman.
“Saat ini mereka masih berada di kebun coklat dan kopi,” kata Sugeng, dilansir pada Senin, 8 Juli 2024.
Sugeng menjelaskan bahwa kawanan gajah liar tersebut terbagi menjadi dua kelompok yang bergerak secara terpisah.
Satgas bersama masyarakat setempat terus memantau pergerakan mereka.
Baca juga : Gajah Liar Rusak Perkebunan Warga di Semaka Tanggamus
“Posisi gajah tadi malam menyebar, ada yang sudah masuk persawahan dan ada yang masih di atas pemukiman.
“Siang ini mereka juga berpencar. Warga melihat ada enam ekor.
“Sebagian berada sekitar 100 meter dari jalan, dan lainnya dekat dengan sawitan,” kata Sugeng.
Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) bersama Balai KSDA Bengkulu.
Serta sejumlah mitra seperti Repong Indonesia, YKWS, PILI, WCS, dan YABI telah berhasil memasang GPS Collar pada beberapa gajah liar di Lampung Barat.
Hal ini dilakukan untuk memantau pergerakan satwa yang dilindungi tersebut dan mengurangi konflik dengan warga.
Baca juga : Gajah Mambo di Taman Nasional Way Kambas Mati, Tim Medis Lakukan Nekropsi
Namun, meskipun sudah ada upaya pemantauan melalui GPS, kejadian seperti ini tetap terjadi.
Kebun Kopi Warga Lampung Barat Dirusak Kawanan Gajah
Satgas Lembah Suoh telah melakukan berbagai upaya untuk menghalau dan mengarahkan kembali kawanan gajah ini ke habitat alaminya, namun tantangan di lapangan tetap besar.
Warga berharap adanya penanganan yang lebih efektif dari pihak berwenang untuk mengatasi masalah ini.
Konflik antara gajah liar dan manusia di Lampung Barat perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak berlarut-larut dan menimbulkan kerugian lebih besar.
Kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Konflik antara manusia dan gajah liar sudah sering kali menghantui warga Lampung Barat.
Terutama di daerah yang berbatasan langsung dengan habitat gajah.
Solusi jangka panjang diperlukan untuk memastikan keselamatan baik bagi warga maupun bagi populasi gajah liar yang terus menyusut akibat kehilangan habitatnya.
Baca juga : Ini Dia Lokasi Kantor DPRD di Seluruh Lampung, Berikut Tugas dan Fungsi




Lappung Media Network