Lappung – Debat Pilgub Lampung 2024 visi infrastruktur dan pembangunan sektor pertanian.
Debat publik Pilgub Lampung 2024 berlangsung sengit dan menarik perhatian masyarakat Lampung pada Minggu, 13 Oktober 2024 malam di Ballroom Hotel Novotel.
Baca juga : Debat Cagub Lampung 2024: Arinal dan Mirza Uji Solusi Krisis Ekonomi dan Infrastruktur
2 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung, Arinal Djunaidi-Sutono (nomor urut 1) dan Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela (nomor urut 2), saling adu gagasan dalam memaparkan visi dan program mereka untuk masa depan Lampung.
Debat yang dimulai pukul 19.30 WIB ini dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami.
Dalam sambutannya, Erwan menekankan pentingnya debat sebagai sarana bagi publik untuk mengenal lebih dalam calon pemimpin mereka.
“Dengan lebih dari 6,5 juta pemilih terdaftar, kami berharap debat ini dapat menjadi referensi penting bagi masyarakat dalam menentukan pilihan,” ujar Erwan.
Dipandu oleh jurnalis senior Juwendra Asdiansyah dan presenter TVRI Lampung, Salwa Sakinah, debat ini menghadirkan 5 panelis yang ahli di bidang ekonomi dan infrastruktur.
Panelis-panelis tersebut termasuk Dr. Fitra Darma, Dr. Saring Suhendro, Dr. Masdar Helmy, Dr. Bobby Rahman, dan Dr. Napoli Situmorong.
Baca juga : Arinal-Sutono Nomor 1, Mirza-Jihan Nomor 2: Pertarungan Visi Pembangunan Lampung Dimulai
Mereka memberikan pertanyaan strategis kepada kedua pasangan calon terkait isu-isu kunci yang dihadapi Lampung.
Arinal-Sutono Prioritaskan Infrastruktur
Pasangan calon nomor urut 1, Arinal Djunaidi dan Sutono, memulai sesi dengan penekanan pada pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama program mereka.
Arinal, yang juga gubernur petahana, menyatakan bahwa Lampung memiliki potensi besar di sektor agrikultur dan kehutanan, yang perlu dioptimalkan melalui pembangunan infrastruktur yang memadai.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas jalan daerah dan merencanakan pembangunan jalur kereta api Bakauheni-Palembang guna memperkuat akses transportasi dan ekonomi lokal,” tegas Arinal.
Ia juga menambahkan bahwa salah satu potensi terbesar Lampung, kawasan hutan seluas 3.000 hektare di Lampung Timur, harus dimanfaatkan maksimal untuk mendorong perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Arinal menekankan pentingnya Lampung sebagai lumbung pangan nasional.
“Sebagai salah satu penghasil pangan utama, Lampung harus terus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional, terutama di Pulau Jawa,” tambahnya.
Mirza-Jihan: Fokus pada Pemberdayaan Petani dan Nelayan
Sementara itu, pasangan calon nomor urut 2, Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela, memilih pendekatan yang lebih berorientasi pada kesejahteraan masyarakat akar rumput, khususnya petani dan nelayan.
Dalam pemaparannya, Mirza menegaskan bahwa visi mereka adalah membangun Lampung sebagai bagian dari Indonesia Emas 2045.
“Kami percaya bahwa petani dan nelayan adalah tulang punggung ekonomi Lampung.
“Oleh karena itu, program kami akan difokuskan pada pemberdayaan sektor pertanian dan peternakan untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat,” kata Mirza.
Baca juga : Duel Pilgub Lampung 2024: Mirza-Jihan Vs Arinal-Sutono, Siapa Jawara?
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Mirza menambahkan, Lampung harus menjadi motor penggerak kemajuan di tingkat nasional.
“Kami ingin Lampung berpartisipasi dalam gelombang kemajuan Indonesia menuju 2045 dengan memperkuat sektor-sektor kunci seperti pertanian dan infrastruktur,” tegasnya.
Berlangsung Dinamis





Lappung Media Network