Lappung – 13 ribu PTPS dilantik Bawaslu Lampung dorong integritas di lapangan.
Sebanyak 13.282 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) resmi dilantik oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung sejak Minggu, 3 November 2024.
Baca juga : Peran Pemuda Lampung Menurut Ketua Bawaslu
Pelantikan yang digelar di 15 kabupaten/kota ini dihadiri oleh jajaran Bawaslu setempat dan sejumlah tokoh pengawasan pemilu.
Bawaslu Lampung menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas bagi setiap PTPS yang bertugas dalam pengawasan Pilkada 2024.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi Bawaslu Lampung, Imam Bukhori, menyampaikan bahwa PTPS merupakan ujung tombak pengawasan di tempat pemungutan suara (TPS).
Ia mengingatkan bahwa tugas PTPS bukan sekadar tanggung jawab administratif, melainkan sebuah amanah yang harus dijalankan sepenuh hati.
“Sebagai PTPS, kita harus mampu menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.
“Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi komitmen untuk melindungi demokrasi.
“Kita bertanggung jawab memastikan setiap suara rakyat terlindungi dari potensi kecurangan,” kata Imam Bukhori, Senin, 4 November 2024.
Baca juga : Bawaslu Lampung Janji Bersihkan Pilkada dari Politik Uang
Imam Bukhori juga menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas, setiap PTPS harus mengedepankan netralitas dan objektivitas.
Menurutnya, profesionalisme tidak hanya berarti menjalankan tugas sesuai prosedur, tetapi juga menunjukkan komitmen untuk menjaga pemilihan yang adil dan jujur.
“Integritas adalah benteng utama kita dalam menghadapi berbagai godaan atau tekanan selama pemilihan.
“Jika PTPS goyah, kepercayaan masyarakat terhadap pemilu bisa terganggu,” tambah Imam.
13 Ribu PTPS Dilantik Bawaslu Lampung Dorong Integritas di Lapangan
Tidak hanya menekankan integritas, Imam juga mengajak para PTPS untuk berpikir visioner dan memiliki pandangan jauh ke depan.
“Tugas ini bukan hanya untuk pemilu hari ini, tetapi juga untuk membangun pondasi demokrasi yang kuat bagi generasi mendatang.
“Apa yang kita lakukan sekarang akan jadi cerminan bagi pemilu masa depan,” jelasnya.
Baca juga : Pilkada Bandarlampung 2024. KPU dan Bawaslu Dialokasikan Rp80 Miliar
Sebagai pengawas di lapangan, PTPS berperan penting dalam menjaga pemilu yang bebas, jujur, dan adil.
Dengan dilantiknya lebih dari 13 ribu PTPS ini, Bawaslu berharap mereka dapat memberikan kontribusi maksimal demi menciptakan pemilihan yang transparan dan terpercaya.
Pelantikan PTPS ini menjadi salah satu langkah konkret Bawaslu Lampung dalam menghadapi tantangan Pilkada 2024.
Imam Bukhori juga menyampaikan bahwa pengawasan di TPS harus dilakukan dengan penuh dedikasi dan rasa tanggung jawab.
Terutama di tengah meningkatnya harapan masyarakat terhadap pemilu yang bersih.
“Kita hadir untuk memastikan bahwa setiap suara rakyat terlindungi dan terlaksana sesuai aturan.
“Dengan integritas dan profesionalisme, kita dapat membangun demokrasi yang lebih kokoh dan berintegritas,” tandas Imam Bukhori.
Baca juga : Demokrasi Tersandera? Praktisi Hukum Desak Bawaslu Tindak KPU Lampung Timur





Lappung Media Network