Lappung – Fraksi PKS dorong penanganan banjir jadi prioritas APBD Bandarlampung 2025.
Dalam rapat paripurna yang digelar di DPRD Kota Bandarlampung pada Kamis, 14 November 2024, Fraksi PKS menyampaikan sejumlah usulan penting terkait penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Baca juga : KPU Bandarlampung Gelar Debat Pamungkas di Siang Hari
Salah satu prioritas utama yang ditekankan oleh Fraksi PKS adalah penanganan banjir yang dinilai mendesak untuk ditangani secara komprehensif.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandarlampung, Agus Widodo, mengatakan bahwa penanganan banjir harus menjadi perhatian utama dalam perencanaan APBD 2025.
Usulan ini berangkat dari keluhan dan masukan masyarakat yang selama ini sering menghadapi banjir di sejumlah titik kota saat musim hujan tiba.
“Penanganan banjir adalah hal yang sangat penting untuk segera diwujudkan.
“Kota Bandarlampung setiap tahun mengalami genangan dan banjir di berbagai kawasan, yang tentu mengganggu aktivitas warga dan merusak fasilitas umum.
“Kami berharap agar pemerintah kota memprioritaskan penanganan banjir dengan serius dalam APBD tahun 2025,” ujar Agus.
Agus menjelaskan, Fraksi PKS mengusulkan alokasi anggaran untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur drainase, normalisasi sungai, serta pembangunan tanggul di area rawan banjir.
Baca juga : LBH Bandarlampung Kecam Pembekuan Senat dan Kriminalisasi Mahasiswa UM Metro
Menurutnya, langkah ini akan berdampak signifikan dalam mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas lingkungan di kota.
Selain penanganan banjir, Fraksi PKS juga mengusulkan beberapa program prioritas lain yang berfokus pada pembangunan infrastruktur kota berwawasan lingkungan.
Di antaranya adalah penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk memenuhi kebutuhan 30 persen ruang terbuka dari total luas kota serta pemanfaatan lahan publik yang ramah lingkungan bagi seluruh warga Bandarlampung.
Agus mengatakan bahwa penambahan RTH dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga daya serap air, mengurangi polusi, dan memperbaiki kualitas udara.
“Kami mendukung pengembangan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.
“Ruang Terbuka Hijau bukan hanya berfungsi memperindah kota, tapi juga sebagai solusi untuk masalah banjir.
“Semakin banyak area hijau, maka resapan air akan semakin baik,” jelas Agus.
Fraksi PKS Dorong Penanganan Banjir Jadi Prioritas APBD Bandarlampung 2025
Selain itu, Fraksi PKS menyoroti pentingnya perbaikan sistem transportasi untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Bandarlampung.
Baca juga : Alarm! Sejumlah Wilayah di Bandarlampung Terancam Krisis Pangan
Mereka mengusulkan pembuatan master plan lalu lintas yang terintegrasi agar pergerakan kendaraan dapat lebih lancar dan efisien.
Demi mendukung peningkatan ekonomi lokal, Fraksi PKS juga mendorong Pemerintah Kota Bandarlampung untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Agus mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi kota sangat bergantung pada keberlanjutan UMKM, yang perlu mendapatkan akses permodalan, pelatihan, dan jaringan pemasaran.
“Kami mengusulkan adanya program pendampingan UMKM berbasis kelurahan untuk membantu pengembangan usaha lokal.
“Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal serta membuka peluang kerja bagi warga,” tambah Agus.
Melalui berbagai program yang diusulkan ini, Fraksi PKS berharap Pemerintah Kota Bandarlampung dapat merumuskan kebijakan yang benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Agus menyampaikan harapannya agar usulan Fraksi PKS dapat dipertimbangkan dan diakomodasi dalam APBD 2025.
Sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga.
“Kami berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat mengambil langkah konkret dari usulan yang kami sampaikan.
“Kami optimis, dengan pengalokasian anggaran yang efektif, kota ini bisa bebas dari banjir dan warganya dapat menikmati lingkungan yang lebih baik,” tutup Agus.
Baca juga : Komisi IV DPRD Bandarlampung Siap Tuntaskan Kasus TPPO Anak di Bawah Umur





Lappung Media Network