Lappung – Program Desaku Maju jadi upaya Pemprov Lampung tekan pengangguran di desa.
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menginisiasi program pelatihan vokasi tingkat desa dalam rangka menekan angka pengangguran dan meningkatkan keterampilan kerja masyarakat pedesaan.
Baca juga : Desa Pematang Lamsel Bentuk Kepengurusan Koperasi Merah Putih, Ini Nama-namanya
Program ini menjadi bagian dari Desaku Maju, yang sekaligus mendukung program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.
Pelatihan vokasi ini menyasar desa-desa yang telah menerima bantuan alat pertanian, seperti alat pengering komoditas dan alat pembuatan pupuk organik.
Tujuannya adalah agar bantuan yang diberikan tidak hanya berupa alat, tetapi juga peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkannya.
“Melalui pelatihan vokasi di tingkat desa, masyarakat akan mendapatkan keterampilan kerja yang dibutuhkan industri maupun untuk berwirausaha.
Baca juga : Pemkab Pesawaran Bantah Tudingan Tunggak Gaji Aparat Desa dan Honorer
“Ini salah satu cara konkret mengurangi pengangguran dari desa,” ujar Plh Kepala Disnaker Provinsi Lampung, Yuri Agustina Primasari, Senin, 9 Juni 2025.
Menurut Yuri, sebanyak 50 persen peserta pelatihan merupakan masyarakat dari desil satu atau kelompok miskin ekstrem, sementara 50 persen lainnya berasal dari kelompok tani dan warga umum.
Jenis pelatihan yang diberikan sangat beragam, mulai dari pelatihan teknik las, kelistrikan, pengoperasian alat dan mesin pertanian, hingga pengemasan produk UMKM secara higienis.
Materi pelatihan ini dipilih berdasarkan kebutuhan riil masyarakat desa serta potensi ekonomi lokal yang bisa dikembangkan.
“Pelatihan ini bukan hanya menambah keterampilan, tapi juga membuka peluang kerja dan wirausaha baru.
“Ini adalah strategi jangka panjang menekan pengangguran dan memperkuat ekonomi desa,” jelas Yuri.
Yang membedakan program ini dari pelatihan biasa adalah adanya sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Baca juga : May Day di Lampung: Buruh Desak Upah Layak dan Reforma Agraria
Dengan sertifikat ini, peserta pelatihan bisa menunjukkan kompetensi mereka di pasar kerja, baik secara lokal maupun nasional.
Instruktur yang terlibat berasal dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) resmi, dan pelatihan dilakukan berbasis uji kompetensi.
Durasi pelatihan bervariasi antara 4 hingga 8 hari, dan dilakukan secara bertahap di 2 desa setiap sesi.
Hingga akhir tahun, pelatihan vokasi ini akan menyasar 22 desa yang menjadi prioritas, khususnya desa sentra pertanian dan desa yang telah menerima bantuan alat dari pemerintah.
Program Desaku Maju Upaya Pemprov Lampung Tekan Pengangguran di Desa
Program Desaku Maju tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga mendorong transformasi ekonomi desa.
Dengan adanya pelatihan vokasi yang langsung menyasar masyarakat desa, Pemprov Lampung berharap dapat menciptakan tenaga kerja yang siap pakai sekaligus wirausaha baru di wilayah pedesaan.
“Kalau desa-desa di Lampung punya SDM yang terampil, punya sertifikasi, dan punya usaha sendiri, maka pengangguran akan turun drastis. Kami ingin membangun kekuatan dari desa,” tegas Yuri.
Baca juga : LBH Desak Gaji Buruh PT San Xiong Steel Segera Dibayar





Lappung Media Network