Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » PPPK Paruh Waktu: Kedudukan, Tugas & Fungsi, dan Prospek Reformasi Birokrasi

    PPPK Paruh Waktu: Kedudukan, Tugas & Fungsi, dan Prospek Reformasi Birokrasi

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    13/09/2025
    in Pemerintahan
    PPPK Paruh Waktu: Kedudukan, Tugas & Fungsi, dan Prospek Reformasi Birokrasi

    Eksponen 98, Mahendra Utama. Foto: Arsip pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Pemerintah resmi memperkenalkan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

    Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Menteri PANRB No. 16 Tahun 2025 dan ditujukan untuk menata tenaga non-ASN atau honorer yang selama ini belum memiliki status formal sebagai aparatur sipil.

    Baca juga : Laporan Jalan Rusak hingga Pungli di Lampung, ASN Lamban Langsung Kena Sanksi

    PPPK Paruh Waktu diangkat melalui kontrak kerja paruh waktu dengan jam kerja lebih singkat dibanding pegawai penuh waktu, yakni rata-rata 4 jam per hari.

    Besaran gaji disesuaikan dengan jam kerja dan kemampuan anggaran instansi pemerintah.

    Skema ini juga hanya berlaku bagi tenaga non-ASN yang sudah terdaftar dalam database BKN serta pernah mengikuti seleksi PPPK atau CPNS 2024, tetapi belum berhasil mendapatkan formasi.

    Jabatan yang bisa diisi meliputi guru, tenaga kesehatan, tenaga teknis, hingga operator layanan operasional.

    Kedudukan, Tugas, dan Fungsi

    Meski berstatus paruh waktu, PPPK tetap masuk dalam kategori ASN dan memiliki Nomor Induk Pegawai.

    Kontrak kerja mereka umumnya berjangka pendek sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran.

    Seperti ASN pada umumnya, PPPK Paruh Waktu memegang 3 fungsi utama, pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat persatuan bangsa.

    Mereka juga dituntut melaksanakan kebijakan, memberi pelayanan publik yang profesional, dan menjaga keutuhan bangsa, hanya saja dengan beban dan jam kerja terbatas.

    Potensi dan Keuntungan

    Menurut pemerhati kebijakan publik, sekaligus Eksponen 98, Mahendra Utama, skema ini bisa menjadi jalan keluar sementara untuk menata status tenaga honorer.

    “Banyak tenaga non-ASN yang selama ini menggantung tanpa kepastian.

    “PPPK Paruh Waktu memberi legalitas, menghindarkan pemutusan kerja massal, dan membuat pemerintah lebih fleksibel dalam pengelolaan anggaran pegawai,” jelasnya, Sabtu, 13 September 2025.

    Baca juga : Gaji ASN Lampung Cair Tepat Tanggal 1 Mulai Mei, Libur Pun Dibayar

    Selain memberi kepastian status, keberadaan PPPK Paruh Waktu juga mencegah terhentinya layanan publik akibat keterbatasan formasi ASN penuh waktu.

    Skema ini juga memungkinkan pemenuhan kebutuhan pegawai di bidang yang tidak memerlukan kehadiran penuh.

    Tantangan dan Kekhawatiran

    Meski demikian, sejumlah catatan kritis tetap muncul. Salah satunya terkait kesejahteraan pegawai.

    Dengan jam kerja terbatas, penghasilan yang diterima bisa jauh dari layak bila dibandingkan beban tugas yang dijalankan.

    Ketidakpastian kontrak juga menimbulkan kekhawatiran soal keberlanjutan kerja dan peluang pengembangan karier.

    Selain itu, implementasi di daerah dengan keterbatasan anggaran berpotensi menimbulkan ketidakadilan dalam pemenuhan hak pegawai.

    “Yang perlu diawasi adalah jangan sampai status baru ini justru membuat pekerja rentan.

    “Kalau anggarannya tidak siap, kesejahteraan bisa dikorbankan dan pelayanan publik ikut terdampak,” tambah Mahendra Utama.

    Respons Pemerintah dan Akademisi

    Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB, Aba Subagja, menilai kebijakan ini sebagai jalan tengah agar jumlah tenaga honorer yang kehilangan pekerjaan bisa diminimalisir.

    Sementara itu, Menteri PANRB, Rini Widyantini, menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu adalah bagian dari penataan kepegawaian yang harus tetap menjaga kualitas layanan publik.

    Dari sisi akademisi, dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta, Mahameru Rosy Rochmatullah, menilai kebijakan ini lebih pada strategi efisiensi belanja pegawai.

    Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada pelaksanaan di tiap instansi dan dukungan anggaran yang memadai.

    Solusi Jangka Panjang?

    Secara umum, PPPK Paruh Waktu dianggap sebagai skema transisi yang mampu merapikan tata kepegawaian dan menyeimbangkan kebutuhan pelayanan publik dengan keterbatasan fiskal negara.

    Namun, agar efektif dalam jangka panjang, regulasi teknis harus jelas, pengawasan diperketat, serta dukungan anggaran daerah dan pusat harus konsisten.

    Evaluasi berkala juga perlu dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan publik tidak menurun.

    “Kalau dijalankan dengan regulasi yang konsisten dan pengawasan ketat, PPPK Paruh Waktu bisa menjadi bagian penting reformasi birokrasi.

    “Tapi kalau setengah hati, risikonya justru menciptakan ketidakpastian baru,” pungkas Mahendra Utama.

    Baca juga : Honorer Lampung Selatan Tak Mau Lagi Setengah Hati! Desak Status ASN Penuh Waktu

    Tags: #ASN #Honorer#EfisiensiAnggaran#PPPKParuhWaktu#ReformasiBirokrasi
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Lagi, Penyelundupan Ceker Ayam Senilai Ratusan Juta Digagalkan di Lampung

    Next Post

    Efek Pendaftaran PPPK Paruh Waktu, Ribuan Warga Serbu Polresta Bandarlampung untuk Urus SKCK

    Related Posts

    Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X membahas transformasi perkotaan nasional.
    Pemerintahan

    Fahri Hamzah: Presiden Prabowo Siapkan Revolusi Kota

    16/07/2026
    Kantah Banyuasin Matangkan Persiapan Raih Predikat WBK Perkuat Zona Integritas3
    Pemerintahan

    Matangkan Predikat WBK Pembangunan Zona Integritas

    16/07/2026
    Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Gelar Supervisi Redistribusi Tanah
    Pemerintahan

    BPN Kalteng Genjot Kualitas Redistribusi Tanah

    15/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kecubung dan Ganja: Obat Penenang yang Berbeda Nasib Hukum

      Kecubung dan Ganja: Obat Penenang yang Berbeda Nasib Hukum

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dewan Kawasan Industri Nasional: Terobosan Akselerasi Hilirisasi dan Investasi Berkelanjutan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menatap Masa Depan Lampung Barat: Menggali Potensi Geothermal dan Pariwisata Dunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mudahnya ke Bandung! Penerbangan Langsung Lampung-Bandung Wings Air Kembali Hadir

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Strategi Memaksimalkan Pelabuhan Panjang Sebagai Hub Ekspor-Impor Global Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengurai Potensi Ekonomi Lampung Barat: Komoditas yang Stagnan dan Terpuruk

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved