Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » 6 Kabupaten Raja Lada Hitam Lampung

    6 Kabupaten Raja Lada Hitam Lampung

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    16/10/2025
    in Ekonomi
    6 Kabupaten Raja Lada Hitam Lampung

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama. Foto: Arsip pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Provinsi Lampung dan lada hitam adalah dua entitas yang tak terpisahkan dalam peta komoditas Indonesia.

    Sebagai produsen utama, Lampung telah mengukuhkan reputasinya sebagai penghasil emas hitam yang aromanya tak hanya menyedapkan masakan, tetapi juga mengharumkan nama bangsa di pasar global.

    Baca juga : 4 Komoditas Unggulan Lampung Timur

    Di tengah dinamika harga dunia, denyut nadi produksi lada di Sai Bumi Ruwa Jurai tetap berdetak kencang, ditopang oleh 6 kabupaten yang menjadi tulang punggung utama.

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, memaparkan bahwa kekuatan Lampung sebagai produsen lada tidak terpusat di satu wilayah, melainkan tersebar dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing.

    “Lampung memiliki sejarah panjang sebagai andalan lada Indonesia.

    “Kekuatan ini dijaga oleh para petani di enam kabupaten kunci yang hingga hari ini terus berjuang mempertahankan warisan agrikultur tersebut,” ujar Mahendra, Kamis, 16 Oktober 2025.

    Berikut adalah pemetaan 6 kabupaten yang menjadi sentra produksi lada hitam di Lampung menurut Mahendra Utama.

    Baca juga : Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

    1. Lampung Utara: Sang Pelopor Sejarah

    Kabupaten ini bisa disebut sebagai kampung halaman lada hitam di Lampung.

    Wilayah seperti Abung dan Kotabumi memiliki tradisi perkebunan lada yang diwariskan secara turun-temurun.

    “Meskipun dihadapkan pada fluktuasi harga, petani di Lampung Utara menunjukkan resiliensi yang tinggi dengan hasil panen yang relatif stabil,” jelas Mahendra.

    2. Lampung Barat: Motor Penggerak Produksi

    Menjadi motor penggerak baru, Lampung Barat menunjukkan peningkatan produksi yang signifikan.

    Pada tahun 2024, produksinya tercatat mencapai 2.698 ton dan ditargetkan meningkat menjadi 3.520 ton tahun ini.

    “Dukungan aktif pemerintah daerah melalui program rehabilitasi tanaman dan kemitraan ekspor menjadi bukti adanya upaya serius untuk memajukan sektor ini,” ungkapnya.

    3. Tanggamus: Unggul dalam Kualitas Aroma

    Berkat kondisi geografis yang sejuk dan tanah yang subur, lada hitam dari Tanggamus memiliki keunggulan kompetitif pada aromanya yang kuat.

    Kualitas premium inilah yang membuatnya menjadi incaran utama industri pengolahan rempah nasional.

    “Kualitas memang tidak pernah bohong, dan Tanggamus membuktikannya,” kata Mahendra.

    4. Waykanan: Adaptasi Menuju Pertanian Berkelanjutan

    Petani di Waykanan mulai bergerak menuju praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.

    Menurut Mahendra, kesadaran ini didorong oleh tuntutan pasar ekspor, terutama dari Vietnam dan Eropa, yang mensyaratkan standar keberlanjutan.

    “Ini bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan strategis agar produk kita tetap kompetitif di pasar global,” tegasnya.

    5. Lampung Timur: Inovasi Hilirisasi di Tingkat Lokal

    Meskipun dikenal juga sebagai lumbung singkong, Lampung Timur menunjukkan potensi unik dalam hilirisasi lada.

    Gerakan yang dimotori oleh koperasi dan UMKM lokal mulai mengolah rempah mentah menjadi produk bernilai tambah.

    Ini adalah langkah awal yang strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi lada di tingkat petani.

    6. Pesisir Barat: Potensi Baru yang Menjanjikan

    Sebagai pemain yang relatif baru, Pesisir Barat dengan cepat menarik perhatian.

    Lahan subur di sepanjang kaki Bukit Barisan Selatan menghasilkan lada dengan kadar minyak atsiri yang tinggi, sebuah parameter kualitas yang sangat dicari eksportir.

    “Para eksportir sudah mulai melirik Pesisir Barat. Ini adalah potensi besar yang harus dikelola dengan baik ke depannya,” tutur Mahendra.

    Optimisme Ekspor

    Harapan akan kebangkitan lada Lampung semakin menguat dengan adanya proyek “Lada Lestari Lampung”.

    Melalui inisiatif ini, ratusan ton lada hitam berkualitas telah berhasil kembali menembus pasar Vietnam, salah satu pasar kunci di Asia Tenggara.

    “Capaian ekspor ini bukan sekadar angka statistik. Ini adalah bukti nyata bahwa petani Lampung masih menjadi penjaga sejati warisan emas hitam Indonesia.

    “Semoga kejayaan ini akan semakin kokoh di masa depan,” tutup Mahendra Utama.

    Baca juga : Saatnya Kopi Lampung Naik Kelas: Bukan Cuma Komoditas, Tapi Identitas

    Tags: #EksporLampung#LadaHitamLampung#LampungBerdaya#MahendraUtama#PemerhatiPembangunan#PertanianLampung#RajaRempah
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Sengketa Tanah Adat, Masyarakat Buay Mencurung Gugat PT SIP di PN Menggala

    Next Post

    Lampung Puncaki Daftar Harga Beras Termahal, Jauh di Atas Rata-rata Nasional

    Related Posts

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara
    Ekonomi

    Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara, Inilah Daftar Lengkapnya

    28/04/2026
    Siapa Saja 16 Bos Subholding Downstream Pertamina
    Ekonomi

    Siapa Saja 16 Bos Subholding Downstream Pertamina?

    27/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Mengenal PT Lampung Energi Berjaya: Profil, Misi, dan Pemimpin Visioner

      Mengenal PT Lampung Energi Berjaya: Profil, Misi, dan Pemimpin Visioner

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Danantara Indonesia Gelar Pelatihan Semikonduktor: Bangun Masa Depanmu di Industri Chip Tingkat Dunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dua Dirjen PKP Pamitan, Tak Sejalan dengan Maruarar Sirait?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Subholding Downstream Pertamina Resmi Berdiri: Hasil Merger 3 Bisnis Sektor Hilir

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara, Inilah Daftar Lengkapnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara): Mimpi Besar Prabowo untuk Indonesia Maju

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved